- Kebakaran hebat terjadi di Kampung Pasekon, Cianjur pada Sabtu (28/3/2026), menghanguskan 12 rumah dan memaksa 18 KK mengungsi.
- Dugaan awal penyebab kebakaran adalah kebocoran tabung gas 12 kg di rumah seorang lansia, meskipun penyelidikan masih berlanjut.
- Tiga warga dilaporkan luka bakar ringan saat insiden, namun dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
SuaraBogor.id - Sebuah peristiwa kebakaran hebat melanda Kampung Pasekon, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Sabtu (28/3/2026).
Sebanyak 12 rumah hangus terbakar, menyebabkan duka mendalam bagi warga setempat dan membuat 18 kepala keluarga terpaksa mengungsi sementara ke masjid terdekat.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meskipun tiga orang dilaporkan mengalami luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit.
Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Cianjur segera merespons laporan dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam dan 12 orang petugas untuk melakukan pemadaman.
Kepala Unit Damkar Wilayah Manajemen Kebakaran 3 Cipanas, Yanto Hermanto, saat dihubungi di Cianjur pada Sabtu, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran.
Namun, dugaan sementara mengarah pada kebocoran tabung gas 12 kg di salah satu rumah yang terbakar, yang dihuni oleh seorang perempuan lanjut usia. Kebocoran ini kemudian memicu kobaran api dan dengan cepat merembet ke rumah warga lainnya yang saling berdekatan.
"Tidak ada korban jiwa namun tiga orang dibawa ke RSUD Cimacan karena mengalami luka bakar, termasuk seorang ibu lanjut usia pemilik rumah yang pertama kali terlihat kobaran api," kata Yanto Hermanto.
Dia menjelaskan selang beberapa menit mendapat laporan kebakaran, satu unit mobil pemadam meluncur ke lokasi yang berjarak beberapa kilometer dari Pos Damkar Cipanas, petugas langsung melakukan upaya pemadaman yang sebelumnya dilakukan warga dengan alat seadanya.
Melihat api yang berkobar dengan cepat menjalar ke bangunan rumah lainnya, membuat pihaknya menambah dua unit mobil pemadam ke lokasi, sehingga selang satu jam api berhasil dipadamkan.
Baca Juga: Jadi Jalur Favorit, Pemudik Motor 'Gempur' Jalur Utama Cianjur di Pagi dan Petang Hari
"Setelah dilakukan pendinginan, kami bersama petugas dari Inafis Polres Cianjur, melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran yang membakar rumah warga tersebut," katanya.
Sementara keterangan saksi mata warga sekitar, melihat api sudah membesar di rumah Nci (60) perempuan lansia yang tinggal sendirian, api dengan cepat menjalar ke 11 bangunan rumah yang terletak bersebelahan.
Mendapati hal tersebut, warga dengan alat seadanya berusaha memadamkan api sambil menunggu mobil pemadam kebakaran datang, dari sembilan rumah yang terbakar tidak ada satu barang pun yang berhasil dibawa keluar pemilik kecuali pakaian yang dikenakan.
"Tidak sempat menyelamatkan barang yang ada di dalam rumah, kami hanya menyelamatkan nyawa anak dan istri, sedangkan sepeda motor dan barang berharga di dalam rumah ikut terbakar semua," kata salah seorang korban Ucok (52).
Dia menyebutkan dari sembilan rumah yang terbakar terdapat 18 kepala keluarga dengan total jiwa sebanyak 31 orang, saat ini mengungsi ke masjid terdekat, mereka berharap mendapat bantuan dari pemerintah guna membangun kembali rumahnya.
"Kami berharap mendapat bantuan dari pemerintah untuk membangun kembali rumah yang nyaris rata dengan tanah, karena sebagian besar pemilik tidak memiliki penghasilan tetap," katanya. [Antara].
Berita Terkait
-
Jadi Jalur Favorit, Pemudik Motor 'Gempur' Jalur Utama Cianjur di Pagi dan Petang Hari
-
Kondisi Terkini Jalur Puncak Cianjur - Bogor, Hujan Deras Picu Kabut Tebal
-
Gara-gara Cairan Menetes, Penyelundupan Ribuan Liter Tuak di Simpang Sadu Terbongkar
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur
-
Mobil Hangus Terbakar di Perumahan Kota Bunga Cipanas, Api Diduga dari Gardu Listrik
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot
-
Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal
-
Lapas Rasa Apartemen di Cibinong, Ahmad Sahroni: Jangan Hukum Keras di Depan, Lemah di Belakang
-
Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara
-
Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong