- Kebakaran satu unit mobil terjadi di Perumahan Kota Bunga, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat pada hari Minggu.
- Damkar Cianjur berhasil memadamkan api, mencegahnya menjalar ke vila mewah, meski kerugian diperkirakan ratusan juta.
- Penyebab pasti masih diselidiki, namun dugaan awal mengarah pada percikan api dari gardu listrik dekat mobil.
SuaraBogor.id - Sebuah insiden kebakaran melanda satu unit mobil di Perumahan Kota Bunga, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Minggu.
Beruntung, gerak cepat Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Cianjur berhasil mengendalikan api dan mencegahnya menjalar ke bangunan vila mewah di sekitarnya.
Komandan Regu Damkar Cianjur Unit Manajemen Kebakaran (UMK) 3 Cipanas, Rudiansyah, saat dihubungi pada Minggu, mengatakan bahwa api dapat dipadamkan setelah sempat berkecamuk selama beberapa puluh menit.
Pihak Damkar bersama petugas dari kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran satu unit mobil bernomor polisi Jakarta milik Basoharyanto tersebut.
Namun, dugaan sementara mengarah pada percikan api dari gardu listrik yang menyambar kendaraan.
"Petugas yang mendapat laporan Minggu petang langsung meluncur ke lokasi melakukan pemadaman dengan satu unit mobil damkar," kata Rudiansyah.
Menurut dia, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang sempat menggegerkan warga perumahan yang rata-rata pendatang dari luar kota yang sedang menikmati liburan, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
"Kami masih melakukan penyelidikan bersama petugas Inafis dari Polres Cianjur guna mengetahui secara pasti penyebab kebakaran mobil yang diduga berasal dari percikan api gardu listrik yang terletak di depan kendaraan," katanya.
Sementara keterangan saksi mata pemilik vila Ohin (45) mengatakan tidak tahu pasti penyebab kebakaran kendaraan yang terparkir di depan gardu listrik tersebut, namun terkejut ketika api tiba-tiba sudah membesar sehingga beberapa pemilik vila sempat panik.
Baca Juga: Tragedi Mandi Bersama Keluarga, Muhamad Arya Saputra Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Cileungsi
Mereka berhamburan keluar vila karena takut api menjalar, bahkan pemilik kendaraan dibantu petugas keamanan dan pemilik vila lainnya berupaya memadamkan api yang terus membesar, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
"Tiba-tiba api sudah besar membakar mobil yang terparkir tidak jauh dari vila kami, kami sempat membantu pemilik memadamkan api, namun api malah semakin besar, sehingga kami sempat mengevakuasi anggota keluarga ke tempat aman," kata Ohin. [Antara].
Berita Terkait
-
Tragedi Mandi Bersama Keluarga, Muhamad Arya Saputra Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Cileungsi
-
Angkot Dilarang Masuk Puncak! Dishub Bogor Putar Balik Kendaraan di Simpang Gadog
-
Lagi-lagi Depok! Viral Shalat Idul Fitri Lebih Dulu, Netizen Soroti Hal Ini
-
Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
-
Rekomendasi Tempat Abadikan Momen Lebaran di Bogor: Ada Atedoz Space dan Aceng Production
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir
-
Catat Tanggalnya! Mulai 20 Juni, Kebun Raya Bogor Hadirkan Pameran Hasil Bumi
-
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Penghentian Sementara Makan Bergizi Gratis di Kota Depok
-
KPK dan Ombudsman Pantau SPMB Cianjur, Kepala Sekolah Nekat Pungli Bakal Kena Sanksi Berat