Andi Ahmad S
Senin, 30 Maret 2026 | 18:16 WIB
Ilustrasi penemuan mayat di Cianjur. [Dok. Antara]
Baca 10 detik
  • Dua jasad pengendara motor yang hanyut pascakejadian di Jalan Raya Pacet-Cipanas telah ditemukan petugas di Cikalongkulon.
  • Jasad pria ditemukan di Desa Majalaya (30/3/2026), diikuti jasad perempuan di Waduk Cirata (31/3/2026).
  • Korban diduga pasangan suami istri terbawa arus deras setelah motornya tergelincir akibat genangan air saat hujan.

SuaraBogor.id - Sebuah kasus tragis yang bermula dari kecelakaan dua orang pengendara sepeda motor di Jalan Raya Pacet-Cipanas kini menemui babak akhir dengan penemuan dua jasad.

Petugas gabungan dan Polres Cianjur, Jawa Barat, berhasil menemukan jasad seorang perempuan di Waduk Cirata, Kecamatan Cikalongkulon, pada Senin, 31 Maret 2026.

Penemuan ini menyusul ditemukannya jasad seorang pria pada Minggu malam, 30 Maret 2026, di Desa Majalaya, kecamatan yang sama.

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengonfirmasi penemuan tersebut. Kedua jasad ini diduga merupakan pasangan suami istri yang dilaporkan hanyut terbawa arus dari kawasan Pacet-Cipanas.

Pada Minggu malam, 30 Maret 2026, pihak kepolisian terlebih dahulu menemukan jasad seorang pria di Desa Majalaya, Kecamatan Cikalongkulon. Pria tersebut diduga adalah salah satu pengendara sepeda motor yang dilaporkan hilang.

Kemudian, pada Senin (31/3/2026), jasad seorang perempuan ditemukan di Waduk Cirata, di kecamatan yang sama. Kedua lokasi penemuan ini berjarak cukup jauh dari titik awal mereka dilaporkan hilang.

"Dugaan sementara jasad perempuan dan pria yang ditemukan sekitar 35 kilometer dari lokasi pertama dilaporkan hilang merupakan pasangan suami istri pengendara sepeda motor yang dilaporkan hilang terbawa arus dari wilayah Pacet," kata Kapolres Alexander.

Dia menjelaskan jasad pria yang pertama kali ditemukan tersangkut di saluran irigasi di Desa Majalaya, Kecamatan Cikalongkulon diduga kuat sebagai suami dari jasad perempuan yang ditemukan di Waduk Jangari.

Namun pihaknya belum bisa menyebutkan identitas kedua korban karena masih menunggu hasil proses identifikasi, verifikasi penyebab kematian, dan visum guna validasi meski diduga kuat keduanya merupakan korban hanyut dari wilayah Pasekon-Pacet.

Baca Juga: Kemenkes Turun Tangan Selidiki Kasus Kematian Dokter Internship di RSUD Pagelaran Cianjur

"Kami belum bisa menyebutkan nama atau inisial dari kedua korban, namun diduga kuat keduanya merupakan pasangan suami istri yang mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Pasekon-Pacet terbawa arus sampai ke Kecamatan Cikalongkulon," katanya.

Seperti diberitakan petugas gabungan Kepolisian Resor Cianjur, melakukan pencarian dua orang pengendara sepeda motor bernopol D 2613 KL yang terbawa arus Sungai Cipendawa setelah terjatuh ke saluran air di Jalan Raya Pasekon-Cipanas.

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi, mengatakan kedua orang yang berboncengan sepeda motor menuju arah Bogor dari Cianjur, sempat terjatuh karena melindas genangan air sehingga terseret ke dalam saluran air.

Saat melintas hujan turun deras, sehingga menyebabkan genangan air menutup landasan jalan di sepanjang jalur Puncak-Cipanas, pengemudi diduga hilang kendali dan sempat terseret ke dalam saluran air yang terhubung langsung ke sungai.

"Bukan korban kecelakaan, tapi pemotor terbawa arus setelah terjatuh akibat melindas genangan air yang cukup dalam deras, sejak petang hingga malam wilayah Cianjur diguyur hujan deras," katanya.

Load More