- Hujan deras menyebabkan banjir di enam desa Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, pada Sabtu, 18 April 2026.
- Sebanyak 50 warga mengungsi dan 28 rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat luapan air sungai tersebut.
- Pemkab Bogor mengerahkan tim gabungan untuk melakukan penanganan darurat serta mendistribusikan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak.
SuaraBogor.id - Bencana banjir yang melanda Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, akibat hujan deras berintensitas tinggi pada Sabtu (18/4) langsung mendapatkan respons cepat dan terkoordinasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memastikan bahwa seluruh jajaran telah dikerahkan ke lapangan dengan satu misi utama keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanganan bencana ini.
“Sejak laporan masuk, kami langsung mengerahkan seluruh unsur terkait untuk turun ke lapangan. Saat ini kami fokus pada keselamatan warga dan percepatan penanganan, agar kondisi segera terkendali dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” ujar Rudy Susmanto, Minggu (19/4/2026).
Berdasarkan informasi Tim Reaksi Cepat Kejadian Bencana, Banjir terjadi akibat meningkatnya debit air yang menggerus tembok penahan tanah (TPT) di sejumlah titik, sehingga aliran kali tersumbat dan meluap ke permukiman warga. Bahkan, luapan air kembali terjadi pada malam hari dan langsung ditangani oleh tim di lapangan.
Sedikitnya enam desa terdampak, yakni Desa Cintamanik, Argapura, Bangunjaya, Renggasjajar, Batujajar, dan Tegallega. Sebanyak 50 warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat dan masjid terdekat. Tidak ada korban jiwa, namun tercatat 25 rumah rusak ringan dan 3 rumah rusak berat.
Atas arahan Bupati Bogor, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor bersama unsur kecamatan, TNI-Polri, Satpol PP, Tagana, dan aparat desa bergerak cepat melakukan penanganan darurat.
Langkah yang dilakukan meliputi kaji cepat, penanganan sesuai SOP kebencanaan, serta edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Penanganan juga dilakukan pada instalasi listrik oleh PLN guna memastikan keamanan warga di lokasi terdampak.
Selain penanganan darurat, Bupati Bogor juga memastikan distribusi bantuan bagi warga terdampak berjalan optimal. Bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Bogor telah mulai tiba dan segera disalurkan, dengan prioritas pada kebutuhan mendesak seperti perlengkapan bayi, selimut, pakaian bersih, dan bahan pokok.
Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap kondisi darurat, termasuk menyiapkan langkah lanjutan berupa perbaikan infrastruktur serta normalisasi aliran sungai guna mencegah bencana serupa terulang.
Baca Juga: 8 Desa di 3 Kecamatan Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai
“Saya minta seluruh jajaran tetap siaga dan memastikan masyarakat terdampak mendapatkan penanganan terbaik. Kita hadir untuk masyarakat,” tegasnya.
Berita Terkait
-
8 Desa di 3 Kecamatan Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai
-
Guru di Bogor Ungkap Manfaat Papan Digital Interaktif: Murid Lebih Semangat dan Tidak Bolos Sekolah
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kawal Kasus Pungli Kemenag: Harus Transparan
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara
-
Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya
-
Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam
-
Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor
-
Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video