Andi Ahmad S
Senin, 20 April 2026 | 14:49 WIB
Ilustrasi kereta api Sukabumi - Cianjur. (Foto: Dok. PT KAI)
Baca 10 detik
  • PT KAI Daop 2 Bandung menghentikan sementara operasional KA Siliwangi relasi Cipatat-Cianjur-Sukabumi mulai Minggu, 19 April 2026.
  • Penghentian dilakukan karena tanah di bawah rel jalur Cibeber-Lampegan mengalami pengikisan yang membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.
  • Penumpang terdampak dapat mengajukan pengembalian dana tiket seratus persen melalui aplikasi atau loket stasiun selama tujuh hari.

SuaraBogor.id - Bagi para pengguna setia Kereta Api (KA) Siliwangi relasi Cipatat-Cianjur-Sukabumi, ada informasi penting terkait perjalanan Anda.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung secara resmi menghentikan sementara perjalanan KA Siliwangi.

Pembatalan ini dilakukan karena adanya tanah di bawah rel terkikis atau gogosan pada jalur rel tepatnya di Km 74+9/0 petak jalan Cibeber–Lampegan. Prioritas utama adalah keselamatan.

Manajer Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo, mengatakan keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas perusahaan sehingga perjalanan KA Siliwangi sejak Minggu (19/4) malam dibatalkan dan perjalanan kereta hanya sampai di Stasiun Cianjur.

Termasuk, ungkap dia, perjalanan KA Siliwangi relasi Sukabumi-Cianjur-Cipatat yang dijadwalkan berangkat pada Senin pukul 05.15 WIB mengalami pembatalan.

Kebijakan diambil sebagai langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan seluruh pelanggan dan operasional perjalanan kereta api.

“Keselamatan merupakan hal yang tidak dapat ditawar, jalur pada petak jalan Cibeber–Lampegan dinyatakan tidak dapat dilalui sementara waktu hingga proses perbaikan selesai dilakukan,” katanya, dilansir dari Antara, Senin (20/4/2026).

Dia menjelaskan informasi awal mengenai kondisi tersebut pertama kali diterima petugas di lapangan saat melaksanakan patroli rutin pemeriksaan jalur pada Minggu (19/4) sekitar pukul 19.55 WIB.

Petugas menemukan adanya struktur jalur rel yang tidak sesuai akibat gogosan dan berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api, tim tanggap darurat KAI Daop 2 Bandung segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan lebih lanjut.

Baca Juga: Jalan Penghubung Cianjur-Bogor Putus Tertutup Longsor, 14 Jiwa di Batulawang Mengungsi

Berdasarkan hasil pemeriksaan, dinyatakan bahwa jalur tersebut untuk sementara waktu tidak aman dilalui kereta api, sehingga KAI Daop 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf pada seluruh pelanggan yang terdampak akibat gangguan tersebut.

"Kami memahami bahwa pembatalan perjalanan ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengguna jasa," katanya.

Sebagai bentuk kompensasi, pelanggan yang terdampak dan tidak berkenan melakukan perjalanan, dapat melakukan pembatalan tiket dengan pengembalian dana sebesar 100 persen dari harga tiket, di luar biaya pemesanan.

Proses pembatalan dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun secara langsung di loket stasiun. Pembatalan tiket dapat dilakukan dalam kurun waktu maksimal 7 x 24 jam sejak jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.

"KAI Daop 2 Bandung mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan kanal resmi yang tersedia guna mempermudah proses pembatalan," katanya

KAI Daop 2 Bandung saat ini terus melakukan upaya percepatan perbaikan jalur agar perjalanan kereta api dapat segera kembali normal.

Load More