- Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang merusak 120 rumah di lima desa Kabupaten Cianjur baru-baru ini.
- Sebanyak 17 kepala keluarga terpaksa mengungsi karena rumah mereka mengalami kerusakan berat akibat terjangan angin kencang tersebut.
- Petugas gabungan telah mengevakuasi belasan pohon tumbang dan memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa bencana tersebut.
SuaraBogor.id - Sebanyak 120 rumah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem yang melanda lima desa baru-baru ini.
BPBD Kabupaten Cianjur mencatat ada sebanyak 120 rumah rusah, dimana 17 rumah diantaranya rusak berat akibat cuaca ekstrem.
Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat mengatakan hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Haurwangi juga menyebabkan 11 pohon berukuran besar tumbang, tidak ada korban jiwa, namun sebagian besar menutup landasan jalan.
Sekitar 17 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya, karena rumah mereka rusak berat dan nyaris rata dengan tanah akibat tersapu angin kencang disertai hujan deras yang terjadi selama dua hari terakhir, sedangkan ratusan rumah lainnya sudah mulai diperbaiki pemilik karena rusak di bagian atap
"Kami masih melengkapi pendataan kerusakan akibat cuaca ekstrem yang masih melanda Cianjur selama dua hari terakhir, sejumlah penanganan tuntas dilakukan, salah satunya pohon tumbang di lima desa, dan pembersihan material rumah yang rusak berat," katanya.
Pihaknya melibatkan petugas gabungan terdiri atas TNI/Polri, Damkar Cianjur, PMI Cianjur, dan relawan, termasuk aparat Kecamatan Haurwangi guna melakukan pendataan lengkap, karena cuaca ekstrem masih melanda sebagian besar wilayah Cianjur terutama pada petang hingga malam hari.
Sementara itu, Camat Haurwangi Yadi Supriadi mengatakan hujan deras disertai angin kencang yang melanda selama beberapa hari terakhir membuat ratusan rumah rusak ringan, berat dan sedang di lima desa, seperti Desa Ramasari, Sukatani, Kertasari, Cihea, dan Haurwangi.
Dia menjelaskan cuaca ekstrem yang melanda pada Sabtu dan Minggu itu, juga menyebabkan belasan pohon tumbang di lima desa, namun sebagian besar sudah mendapat penanganan dari petugas gabungan, tidak ada korban jiwa, namun pohon tumbang sempat menutup jalan penghubung antar- desa.
"Data sementara sekitar 17 kepala keluarga terdiri atas 42 jiwa terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya, karena rumah mereka rusak berat, dimana kerusakan rumah, termasuk rusak ringan dan sedang sudah kami laporkan ke Pemkab Cianjur melalui BPBD," katanya.
Baca Juga: Dari Puncak hingga Naringgul, Ini Daftar Titik Rawan Bencana di Jalur Utama Cianjur
Hingga Senin malam, tambah dia, hujan deras disertai angin kencang kembali melanda sebagian besar wilayah Haurwangi, sehingga pihaknya meminta warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana. [Antara].
Berita Terkait
-
Dari Puncak hingga Naringgul, Ini Daftar Titik Rawan Bencana di Jalur Utama Cianjur
-
Gas 3 Kg Langka, Warga Cianjur Terpaksa Masak Pakai Kayu Bakar Lagi
-
Waspada Modus COD! Pura-pura Test Drive, Motor Warga Cugenang Malah Dibawa Kabur
-
Waspada Saat Hujan! Jalur Pasekon-Cipanas Kini Dipagari Pembatas Usai Telan Korban Jiwa
-
Misteri Pasutri Hilang di Jalur Puncak Terjawab, Ditemukan Meninggal di Cikalongkulon
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Buntut Aksi 'Bogor Bersih LGBT', Pemerintah Warning Kelompok Pemuda yang Main Hakim Sendiri
-
John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman