- Polres Cianjur menangkap pelaku berinisial UA karena melakukan penggelapan motor dengan modus COD di Desa Nyalindung pada Rabu.
- Pelaku melarikan diri saat mencoba motor korban, namun berhasil ditemukan warga dalam kondisi kendaraan yang telah dipreteli.
- Polsek Cugenang mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan melakukan pengawalan ketat saat melaksanakan transaksi jual beli kendaraan COD.
SuaraBogor.id - Bagi warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat harus waspada modus penjualan motor yang saat ini tengah heboh di Kota Santri julukan Cianjur.
Polres Cianjur baru-baru ini meringkus pencurian dan penggelapan UA (37) warga Kecamatan Warungkondang dengan modus pembayaran di tempat atau Cash On Delivery (COD) sepeda motor di Desa Nyalindung, Kecamatan Cugenang, Rabu, (1/4/2026)
Kanitreskrim Polsek Cugenang Ipda Muslikhan, mengatakan pelaku sempat menjadi bulan-bulanan warga yang mengetahui pelaku membawa kabur sepeda motor milik korban, sehingga petugas sempat kewalahan menahan kemarahan warga.
Sebelumnya pelaku berdalih hendak mencoba sepeda motor guna memastikan tidak ada kendala, namun hingga berjam-jam pelaku tidak kembali, sehingga korban meminta bantuan teman-temannya untuk mencari sepeda motor yang dibawa kabur pelaku.
"Korban mendapat informasi keberadaan sepeda motor miliknya yang sudah dipreteli pelaku tanpa plat nomor di wilayah Desa Galudra atau sejauh 5 kilometer dari lokasi pertemuan di Desa Nyalindung," katanya.
Pelaku langsung digiring ke Polsek Cugenang, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya karena berusaha membawa kabur sepeda motor milik korban dengan modus COD, saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan.
Modus COD dengan membawa kabur sepeda motor diduga sudah beberapa kali dilakukan karena setelah video penangkapan korban viral di media sosial tambah dia, sejumlah korban kehilangan sepeda motor dengan modus yang sama melapor ke Polsek Cugenang.
"Tercatat hari ini ada korban dari Kecamatan Bojongpicung yang sudah menjadi korban dengan modus jual beli COD melapor ke Polsek Cugenang, kami menduga masih ada korban lain yang belum melapor," katanya.
Pihaknya meminta masyarakat atau pemilik kendaraan lebih berhati-hati saat melakukan jual beli kendaraan dengan sistem COD, tidak mudah memberikan kendaraan sebelum dilakukan transaksi atau saat dicoba harus dilakukan pendampingan.
Baca Juga: Waspada Saat Hujan! Jalur Pasekon-Cipanas Kini Dipagari Pembatas Usai Telan Korban Jiwa
"Pastikan melakukan transaksi di lokasi yang dinilai aman dan ada saksi, tidak mudah memberikan sepeda motor untuk dicoba tanpa pengawalan guna menghindari kasus pencurian dengan modus COD," katanya. [Antara].
Berita Terkait
-
Waspada Saat Hujan! Jalur Pasekon-Cipanas Kini Dipagari Pembatas Usai Telan Korban Jiwa
-
Misteri Pasutri Hilang di Jalur Puncak Terjawab, Ditemukan Meninggal di Cikalongkulon
-
Kemenkes Turun Tangan Selidiki Kasus Kematian Dokter Internship di RSUD Pagelaran Cianjur
-
12 Rumah di Kampung Pasekon Cianjur Hangus Terbakar, 18 KK Kehilangan Tempat Tinggal
-
Jadi Jalur Favorit, Pemudik Motor 'Gempur' Jalur Utama Cianjur di Pagi dan Petang Hari
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri
-
Nama Disebut di Pidato Kenegaraan, Realitas Hidup Susanah Tetap Bertumpu Pada Upah Rp700
-
Disebut Pengupas Bawang oleh Prabowo, Susanah Ternyata Penjahit Lap dan Pencuci Ompreng SPPG
-
Baru Jadi Dirusak Tangan Jahil, Mural Kemerdekaan Bawah Flyover Cileungsi Jadi Korban Vandalisme