Andi Ahmad S
Sabtu, 11 April 2026 | 15:28 WIB
Ilustrasi Pohon Tumbang dan longsor di Cianjur .ANTARA/Ahmad Fikri.
Baca 10 detik
  • Satlantas Polres Cianjur mengimbau pengguna jalan waspada terhadap cuaca ekstrem yang memicu bencana di berbagai wilayah Cianjur.
  • Bencana alam selama sepekan terakhir telah melumpuhkan akses transportasi utama serta mengakibatkan jatuhnya korban jiwa di Cianjur.
  • Polres Cianjur memasang rambu peringatan serta menyiagakan alat berat untuk menangani titik rawan bencana di sepanjang jalur utama.

SuaraBogor.id - Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Cianjur, Jawa Barat, pada petang dan malam hari menuntut kewaspadaan tinggi dari para pengguna jalan.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cianjur mengingatkan para pengendara untuk ekstra hati-hati, terutama saat melintasi sejumlah titik yang rawan terjadi bencana alam seperti longsor dan pohon tumbang di sepanjang jalur utama.

Kasatlantas Polres Cianjur Ajun Komisaris Polisi (AKP) Aang Andi Suhandi memaparkan bahwa selama sepekan terakhir, rentetan bencana alam mulai dari banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang telah melanda jalur utama Cianjur, membentang dari wilayah utara hingga selatan.

Kondisi ini secara langsung mengganggu kelancaran arus transportasi dan membahayakan keselamatan publik.

Dampak nyata dari cuaca ekstrem ini sempat melumpuhkan aktivitas di beberapa kawasan. Salah satunya adalah genangan banjir setinggi paha orang dewasa yang sempat memutus jalur selatan Cianjur, tepatnya di Kecamatan Cibeber.

Akibatnya, antrean kendaraan dari kedua arah sempat memanjang hingga dini hari. Selain banjir, kejadian pohon tumbang di jalur utama juga telah memakan korban jiwa, di mana satu orang pengendara dilaporkan tewas akibat tertimpa batang pohon.

"Cuaca ekstrem yang masih terjadi terutama pada petang hingga malam dapat memicu terjadinya bencana alam, sehingga pengendara yang melintas harus meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaan saat melintas di jalur rawan," katanya, dilansir dari Antara.

Dia menjelaskan titik rawan terjadinya bencana alam longsor seperti di Jalur Puncak hingga Cugenang termasuk ada beberapa titik rawan banjir akibat saluran air yang tidak berfungsi dengan baik di Jalan Raya Pacet-Cipanas.

Disepanjang jalur Puncak hingga Cugenang, tutur dia terdapat titik rawan pohon tumbang mulai dari Jalan Raya Ciherang-hingga Jalan Raya Cugenang dan titik lainnya terdapat di sepanjang Jalan Raya Bandung-Cianjur.

Baca Juga: Gas 3 Kg Langka, Warga Cianjur Terpaksa Masak Pakai Kayu Bakar Lagi

Sedangkan titik rawan longsor menutup landasan jalan terjadi di sepanjang jalur utama menuju selatan Cianjur, mulai dari Kecamatan Campaka hingga Kecamatan Naringgul perbatasan Cianjur dengan Kabupaten Cianjur.

"Titik rawan bencana tersebut harus diwaspadai pengendara saat melintas terutama ketika hujan turun deras dengan intensitas tinggi pada petang dan malam hari," katanya.

Pihaknya bersama dinas terkait di Pemkab Cianjur, menambah papan peringatan beberapa belas meter sebelum lokasi rawan bencana dan rawan terjadi kecelakaan di sepanjang jalur utama Cianjur, agar diwaspadai para pengendara yang melintas.

Sedangkan untuk penanganan cepat ketika terjadi bencana, pihaknya berkoordinasi dengan dinas terkait di Pemkab, Pemprov hingga Pusat agar menepatkan sejumlah alat berat terutama di jalur utama Puncak-Cianjur dan beberapa titik di jalur selatan Cianjur.

Load More