- Polsek Cisarua Polres Bogor mengungkap peredaran obat keras ilegal di kawasan jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
- Petugas berhasil mengamankan seorang terduga pelaku beserta barang bukti berupa 562 butir obat keras ilegal di Megamendung.
- Pelaku dan seluruh barang bukti kini telah diserahkan ke Satresnarkoba Polres Bogor untuk proses hukum lebih lanjut.
SuaraBogor.id - Jajaran Polsek Cisarua Polres Bogor kembali menorehkan prestasi dalam upaya menjaga kesehatan dan keamanan masyarakat. Mereka berhasil membongkar peredaran obat keras ilegal di wilayah jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dalam operasi tersebut, seorang terduga pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti ratusan butir obat terlarang.
Pengungkapan ini menjadi bukti konkret komitmen Polres Bogor dalam menindak tegas praktik ilegal yang membahayakan kesehatan publik.
Jalur Puncak, yang dikenal sebagai destinasi wisata populer, seringkali juga menjadi celah bagi peredaran barang-barang ilegal, termasuk obat keras.
Obat keras adalah golongan obat-obatan yang penggunaannya harus berdasarkan resep dokter dan pengawasan tenaga medis, karena memiliki potensi efek samping serius dan penyalahgunaan.
Kapolsek Cisarua AKP Budi Suratman, menyebutkan pengungkapan ini dilakukan sesuai arahan langsung dari Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto.
"Pengungkapan tersebut dilakukan sesuai arahan Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto dalam rangka menindak tegas peredaran obat keras ilegal di wilayah Kabupaten Bogor," jelas Budi Suratman.
Budi memimpin langsung pengungkapan kasus tersebut bersama Kanit Reskrim AKP Jaya Laksana setelah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di kawasan Jalan Raya Puncak, Desa Cilember, Kecamatan Cisarua.
Petugas kemudian melakukan penyelidikan di lokasi. Meski target awal tidak ditemukan, tim langsung melakukan pengembangan hingga akhirnya berhasil mengamankan seorang terduga pelaku di wilayah Cipayung Datar, Kecamatan Megamendung.
Baca Juga: Perkuat Pembangunan Daerah, Bupati Bogor Rudy Susmanto Galang Sinergi dengan Danjen Kopassus
Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa 562 butir obat keras ilegal, satu unit telepon genggam, serta uang hasil penjualan sebesar Rp45 ribu.
Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti diamankan ke Polsek Cisarua sebelum diserahkan ke Satresnarkoba Polres Bogor untuk proses hukum lebih lanjut.
Budi menegaskan pihaknya akan terus melakukan tindakan tegas terhadap pelaku peredaran obat keras ilegal yang meresahkan masyarakat.
“Kami akan terus melakukan tindakan tegas terhadap pelaku peredaran obat keras ilegal. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat,” ujar Budi.
Polres Bogor juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga lingkungan dari bahaya obat-obatan terlarang dengan segera melaporkan aktivitas mencurigakan melalui call center Polri 110. [Antara].
Berita Terkait
-
Perkuat Pembangunan Daerah, Bupati Bogor Rudy Susmanto Galang Sinergi dengan Danjen Kopassus
-
Bukan Sampah! Terungkap Penyebab Banjir Bojonggede
-
Banjir Tenjo Surut, Warga Ciomas Mulai Kembali ke Rumah dan Beraktivitas
-
Jalan Penghubung Cianjur-Bogor Putus Tertutup Longsor, 14 Jiwa di Batulawang Mengungsi
-
Daftar 6 Desa di Cigudeg Bogor yang Dilanda Banjir, Dari Cintamanik Hingga Tegallega
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
Terkini
-
Titik Api 500 Meter dari Akses Utama, Helikopter TNI AU Dikerahkan Padamkan TPA Galuga
-
Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih
-
KRL Siap Mengular Hingga Cigombong pada 2027, Target Lanjut Sampai Sukabumi
-
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Warga Kota Bogor Panic Buying, Stok Masker di Apotek Ludes
-
Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif