- Bupati Bogor Rudy Susmanto meminta pendampingan KPK dan Kejaksaan dalam proses pembebasan lahan dua proyek infrastruktur strategis daerah.
- Pendampingan bertujuan memastikan pengadaan lahan untuk jalur tambang Parungpanjang dan Jalan Lingkar Leuwiliang-Rancabungur berjalan transparan serta akuntabel.
- Pembangunan kedua proyek tersebut ditargetkan rampung tahun ini guna meningkatkan keselamatan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah Bogor.
SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten Bogor menunjukkan komitmen tinggi terhadap transparansi tata kelola anggaran negara.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, secara resmi meminta pendampingan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan untuk mengawal proses pembebasan lahan pada dua proyek infrastruktur strategis di Kabupaten Bogor.
Langkah ini diambil guna memastikan seluruh tahapan pengadaan tanah berjalan sesuai koridor hukum, akuntabel, dan bebas dari potensi praktik korupsi maupun sengketa di kemudian hari.
Dua proyek besar yang menjadi objek pendampingan ini adalah:
Jalur Khusus Angkutan Tambang di Parungpanjang:
Solusi permanen untuk memisahkan truk bermuatan besar dengan kendaraan pribadi demi keselamatan publik.
Jalan Lingkar Leuwiliang-Rancabungur:
Jalur konektivitas baru untuk memacu pertumbuhan ekonomi di wilayah Bogor Barat.
Bupati Rudy Susmanto menegaskan bahwa pihaknya ingin melakukan akselerasi pembangunan tanpa menabrak aturan administrasi maupun pidana.
Baca Juga: Gantikan Jalur Raya, Wisatawan Puncak Bogor Nantinya Bakal Diangkut Pakai Kereta Gantung
"Kami sudah menyiapkan anggaran. Appraisal (penaksiran harga) sedang berjalan, penetapan lokasi (penlok) juga berjalan, dan kami ingin tahun ini tuntas. Karena itu, kami bersurat ke KPK dan Kejaksaan untuk meminta pendampingan," ujar Rudy Susmanto di Cibinong, Senin (6/7/2026).
Kabar menggembirakan datang dari proyek Jalan Lingkar Leuwiliang-Rancabungur. Rudy mengungkapkan bahwa tahapan administrasi lahan untuk jalur ini sudah hampir rampung sepenuhnya. Saat ini, pemerintah daerah bersiap melakukan pembayaran ganti rugi kepada warga terdampak.
"Alhamdulillah, yang sudah selesai (tahapannya) adalah Rancabungur-Leuwiliang. Tinggal proses pembayaran. Mekanisme pembayarannya inilah yang kami mohon didampingi dan diarahkan oleh aparat penegak hukum agar tepat sasaran," tambahnya.
Keputusan melibatkan KPK dan Kejaksaan menunjukkan Rudy Susmanto sebagai pimpinan daerah yang mengutamakan prinsip pencegahan (preventive measures).
Selesainya dua jalan poros ini diproyeksikan akan mengubah wajah transportasi di Bogor. Jalur khusus tambang di Parungpanjang diharapkan mampu menekan angka kecelakaan maut yang selama ini menghantui warga.
Sementara itu, Jalan Lingkar Leuwiliang-Rancabungur akan menjadi urat nadi baru yang memangkas waktu tempuh dan meningkatkan nilai ekonomi properti serta UMKM di wilayah tersebut.
Berita Terkait
-
Gantikan Jalur Raya, Wisatawan Puncak Bogor Nantinya Bakal Diangkut Pakai Kereta Gantung
-
Pemain Judi Online Terbanyak se-Indonesia Ada di Kabupaten Bogor
-
Berawal dari Paket Misterius di Jasa Pengiriman, Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Cair Asal Bogor
-
Tragedi Subuh di Cilebut, Lansia Asal Kota Bogor Tewas Tertabrak KRL
-
Dirgahayu Bhayangkara ke-80, Bupati Bogor Doakan Polri Selalu Kuat Jadi Pengayom Masyarakat
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Jurus Rudy Susmanto Tekan Pengangguran Bogor: Gandeng SKPD, Cetak Ribuan Wirausaha Baru
-
Kisah Duka Nek Kurniati Tutup Usia Saat Ambil Beras Bantuan di Bogor
-
Kisah Haru PMI di Taiwan, BRI Wujudkan Pertemuan Yuni dengan Sang Ibu Setelah Satu Dekade
-
Mudahkan Transaksi dan Remitansi, BRI Hadirkan BRImo Taiwan bagi Diaspora Indonesia
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga