- Pemkab Bogor dan Kemensos RI menyiapkan operasional Sekolah Rakyat Jasinga di Desa Sipak untuk anak dari keluarga prasejahtera.
- Bupati Bogor menghibahkan lahan tambahan untuk meningkatkan kapasitas sekolah dari 1.080 menjadi lebih dari 2.000 siswa didik.
- Kementerian PU menargetkan pembangunan sekolah rampung pada Agustus 2026 agar kegiatan belajar dapat dimulai akhir Agustus mendatang.
SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Kementerian Sosial (Kemensos) RI terus mematangkan persiapan operasional Sekolah Rakyat Jasinga. Dalam peninjauan terbaru, Bupati Bogor Rudy Susmanto resmi menyiapkan tambahan lahan hibah guna meningkatkan kapasitas tampung sekolah tersebut dari semula 1.080 siswa menjadi lebih dari 2.000 siswa.
Langkah ini diambil untuk merespons tingginya kebutuhan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera di wilayah Bogor Barat dan sekitarnya.
Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Sekjen Kemensos), Robben Rico, memberikan apresiasi tinggi atas gerak cepat Pemkab Bogor dalam mendukung infrastruktur pendidikan ini.
Tambahan lahan yang berlokasi tepat di samping kawasan sekolah tersebut akan segera diintegrasikan ke dalam master plan pembangunan.
"Saya berterima kasih, Pak Bupati juga sudah mempersilakan penambahan kapasitas menjadi 2.000 lebih siswa dengan memberikan lahan yang ada di samping untuk perluasan Sekolah Rakyat ini," ujar Robben Rico di sela meninjau pembangunan di Desa Sipak, Jasinga, Senin (22/6/2026).
Sekolah Rakyat tersebut dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, dengan kapasitas awal 1.080 siswa mulai dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA).
Kawasan pendidikan terpadu itu berdiri di lahan perbukitan seluas 6,96 hektare pada ketinggian 161 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Fasilitas yang dibangun meliputi ruang kelas, asrama siswa putra dan putri, asrama guru, gedung serbaguna, serta sarana olahraga.
Robben mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal menjelang dimulainya tahun ajaran 2026/2027.
Baca Juga: Hitung Kebutuhan Warga Sejak Lahir, Kemendukbangga Luncurkan Peta Jalan Kependudukan Presisi
Kementerian Sosial bersama Pemerintah Kabupaten Bogor juga berkoordinasi dengan Kementerian PU sebagai pihak yang bertanggung jawab atas proses pembangunan.
Menurut dia, fasilitas yang sudah fungsional ditargetkan dapat digunakan pada akhir Juli 2026, sedangkan keseluruhan pembangunan diharapkan rampung pada pertengahan Agustus 2026.
"Harapan kami tanggal 31 Agustus nanti siswa baru bisa masuk melaksanakan program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan Sekolah Rakyat Jasinga merupakan bagian dari program pemerintah pusat untuk memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Menurut Rudy, para siswa memperoleh berbagai fasilitas secara gratis, mulai dari pendidikan, tempat tinggal, seragam, makan tiga kali sehari, hingga fasilitas penunjang lainnya.
"Masyarakat yang kurang mampu mendapat fasilitas dan sistem pendidikan yang sama dengan beberapa fasilitas pendidikan swasta di Indonesia yang berbayar mahal. Di sini semuanya gratis," kata Rudy.
Berita Terkait
-
Hitung Kebutuhan Warga Sejak Lahir, Kemendukbangga Luncurkan Peta Jalan Kependudukan Presisi
-
Suhu Panas Picu Lonjakan Api, Damkar Kabupaten Bogor Ajak Warga Saling Tegur dan Waspada
-
Jadwal One Way Puncak Bogor Hari Ini, Minggu 12 Juli 2026: Ganjil Genap Ditiadakan
-
Seret Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus FA, Kasus Korupsi Batu Bara Hubungkan PLN Hingga Asabri
-
DPRD Kota Bogor Gelar Rapat Paripurna, Bahas Raperda Strategis Demi Perkuat Pembangunan Kota
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir
-
Tangani Kebakaran TPAS Galuga 24 Jam, Bupati Bogor Kerahkan Tim Patroli Jalan Kaki hingga Alat Berat
-
Berjibaku 24 Jam di TPAS Galuga, Sinergi Bogor Raya Tekan Kobaran Api Hingga Sisa Titik Akhir
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei