- BPBD Kabupaten Bogor mendistribusikan total 4.204.000 liter air bersih ke 32 kecamatan selama musim kemarau.
- Krisis air bersih akibat kekeringan hingga awal September 2026 ini berdampak pada 87.761 kepala keluarga.
- Wilayah Kabupaten Bogor bagian barat, khususnya Kecamatan Jasinga, mencatatkan jumlah desa terdampak paling banyak.
SuaraBogor.id - Musim kemarau kepung sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat hingga awal September 2026, BPBD masih melakukan pendistribusian air bersih ke berbagai wilayah yang terdampak kekeringan dan krisis air.
Berdasarkan data rekapitulasi BPBD Kabupaten Bogor, penanganan dampak kekeringan dilakukan dalam periode 10 Juni hingga 1 September 2026.
Tercatat, sebanyak 613 lokasi atau titik distribusi yang tersebar di 32 kecamatan dan mencakup 169 desa hingga kelurahan.
Dampak kekeringan tersebut juga tercatat menyentuh 87.761 kepala keluarga (KK) dengan jumlah penduduk mencapai 277.731 jiwa.
“Kabupaten Bogor bagian barat menjadi salah satu wilayah yang cukup banyak terdampak,” terang Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani saat dikonfirmasi SuaraBogor pada Rabu (2/9/26).
Salah satunya Kecamatan Jasinga, yang dalam rekap BPBD tercatat memiliki jumlah desa terdampak paling banyak dibandingkan kecamatan lainnya.
Selain Jasinga, sejumlah kecamatan lain juga tercatat memiliki cukup banyak wilayah terdampak, diantaranya Rumpin, Jonggol, Cigudeg, Cibungbulang, Tenjo, Ciseeng, Parung Panjang dan Cariu.
Adam mengatakan, pendistribusian air bersih masih terus dilakukan hingga saat ini.
“Data yang kita catat, dampaknya mencapai sekitar 87 ribu KK dengan jumlah jiwa lebih dari 277 ribu,” tutur dia.
Baca Juga: Alun-Alun Kota Bogor Kembali Bau Pesing dan Dipenuhi Botol Air Kencing
Ia menyebut, distribusi air bersih yang telah dilakukan untuk memnuhi kebutuhan warga mencapai 4.204.000 liter.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.644.000 liter air didistribusikan untuk kebutuhan sumur warga, sementara 1.560.000 liter lainnya disalurkan untuk mengisi toren atau tempat penampungan air.
Di sejumlah titik, kata Adam, bantuan air bersih ini menjadi salah satu sumber air yang diandalkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Warga bahkan harus rela mengantre ketika mobil tangki BPBD tiba membawa pasokan air.
Ada yang membawa jeriken, ember hingga wadah penampungan lainnya untuk mendapatkan air yang nantinya digunakan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga.
Adam menyebut, cakupan penanganan mencapai 32 kecamatan, 169 desa atau kelurahan, 613 titik distribusi, serta ratusan ribu warga terdampak, persoalan kekeringan di Kabupaten Bogor masih menjadi perhatian hingga awal September.
Berita Terkait
-
Alun-Alun Kota Bogor Kembali Bau Pesing dan Dipenuhi Botol Air Kencing
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Jemput 'Pajajaran Baru', Rudy Susmanto Ajak Masyarakat Bogor Bijak Bermedia Digital
-
KPK Periksa Empat Pejabat dan ASN Usai Penggeledahan di Bogor
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video
-
Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan