2. Harus patuh prokes COVID-19
Tak hanya itu, pihak Muspika Megamendung juga mengancam kepada produser film, jika ingin melanjutkan acaranya maka harus menerapkan peraturan yang sudah dibuat Pemkab Bogor.
"Kami mengaharuskan pihak produksi film, untuk memasang penghalang di area shooting, menambah petugas keamanan di sekitar lokasi dan melakukan rapid test antigen secara berkala oleh semua crew film maupun artist," tegasnya.
3. Laporan dari masyarakat
Baca Juga:Keras! Bupati Bogor Nyatakan Syuting Sinetron Ikatan Cinta Ilegal
Sementara itu, Ketua DPRD Kabuaten Bogor, Rudy Susmanto meminta, agar Satgas Covid-19 menghentikan aktivitas syuting sinetron ikatan cinta.
Dalam kegiatan syuting Sinetron Ikatan Cinta, diketahui bahwa mereka tidak taat akan protokol kesehatan.
"Saya mendapatkan laporan dari masyarakat, bahwa kegiatan itu tidak menerapkan prokes dengan baik, maka saya minta agar Satgas Covid-19 melakukan pengecekan dan penindakan lebih lanjut lagi, bukan hanya peneguran saja" tegasnya.
4. Tidak gunakan masker
Bahkan, saat aktifitas itu berlangsung di Beth Kasegaran Theresiaa Gunung Geulis dan Gunung Geulis Resort, Kabupaten Bogor, minim sekali akan penggunaan masker.
Baca Juga:Kelewat Asyik Nonton Ikatan Cinta, Emak-emak Sampai Begini di Depan TV