Anies Jadi Calon Presiden 2024, PPP: Mewakili Poros Islam Bersama Khofifah

Anies calon presiden dicalonkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur.

Pebriansyah Ariefana
Senin, 03 Mei 2021 | 18:12 WIB
Anies Jadi Calon Presiden 2024, PPP: Mewakili Poros Islam Bersama Khofifah
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerahkan Izin Mendirikan Bangunan atau IMB pesantren milik Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj di gedung PBNU, Jakarta, Kamis (1/4/2021). [Suara.com/Fakhri]

SuaraBogor.id - Anies Baswedan jadi calon presiden 2024. Anies calon presiden bersama Khofifah Indar Parawansa sebagai calon wakil presiden.

Anies calon presiden dicalonkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur.

Hal tersebut mengingat sejumlah partai politik (parpol) mulai memanasi mesinnya untuk pemilihan umum presiden atau Pilpres 2024, termasuk Partai Persatuan Pembangunan Jawa Timur (PPP Jatim).

Partai berlogo Kabah ini mengusulkan agar duet Anies dan Khofifah sebagai calon presiden dan calon wakil presiden jelang 2024 nanti.

Baca Juga:Gagal Antisipasi Kerumunan di Tanah Abang, PDIP: Anies Tidak Fokus Urus DKI

Ketua DPW PPP Jawa Timur Musyaffak Noer mengatakan, pihaknya bukan tanpa alasan menggandengkan Anies Baswedan dengan Khofifah.

Presiden Jokowi ditemani Gubernur DKI Anies Baswedan meninjau vaksinasi Covid-19 untuk pelaku usaha di Thamrin City, Senin (3/5/2021).
Presiden Jokowi ditemani Gubernur DKI Anies Baswedan meninjau vaksinasi Covid-19 untuk pelaku usaha di Thamrin City, Senin (3/5/2021).

Sebab, kedua tokoh tersebut dinilai mampu merepresentasikan koaliasi parpol Islam.

“DPW PPP Jawa Timur punya ide memasangkan Anies dan Khofifah mewakili poros partai Islam,” ujarnya.

Musyaffak sendiri optimistis bahwa duet Anies-Khofifah berpeluang besar pada Pilpres 2024.

Pihaknya meyakini jika Anies dipasangankan dengan Khofifah maka mampu mendulang suara besar serta mendapat dukungan yang besar di grass root.

Baca Juga:Pasar Tanah Abang Membludak, Epidemiolog: Kesadaran Mesti Dibangun

Lantaran, kedua sosok tersebut memiliki elektabilitas yang tinggi dan basis massa yang kuat.

“Jika pasangan ini bisa direalisasikan maka PPP akan bekerja all out memenangkan suara, terutama dari Jatim,” sambungnya.

Wacana koalisi parpol Islam berawal saat pertemuan PPP dan PKS.

Anies Baswedan - Khofifah diusulkan PPP Jatim Pilpres 2024. [Foto: tangkapan layar]
Anies Baswedan - Khofifah diusulkan PPP Jatim Pilpres 2024. [Foto: tangkapan layar]

Dalam pertemuan itu muncul ide kalau partai Islam akan berkoalisi untuk mengusung paket di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Sementara itu, pengamat politik sekaligus akademisi Universitas Indonesia (UI) Ade Armando mengingatkan soal pemimpin seiman, khusunya seperti yang terjadi di DKI Jakarta.

Awalnya Ade menjelaskan bahwa saat ini bangsa Indonesia harus bersiap mencari pengganti Presiden Joko Widodo lantaran masa jabatannya bakal berakhir dalam waktu tiga tahun mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak