Cerita Pemuda Cianjur Yang Rugi Jutaan Rupiah, Karena Tertipu Prostitusi Online

Pelaku prostitusi online yang enggan disebutkan namanya itu, merupakan seorang pemuda berusia 25 tahun asal Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Andi Ahmad S
Jum'at, 11 Juni 2021 | 17:30 WIB
Cerita Pemuda Cianjur Yang Rugi Jutaan Rupiah, Karena Tertipu Prostitusi Online
Ilustrasi prostitusi online.

Ia saat itu memilih seorang PSK yang berusia sekitar 27 tahun, dengan harga yang ditawarkan mencapai Rp 700 ribu full service. Karena tergoda dengan foto seorang wanita berparas cantik.

Tanpa pikir panjang, dirinya harus langung membayar uang muka sebagai tanda jadi senilai Rp 100 ribu. Bukannya masuk kamar hotel dirinya malah tertahan di parkiran hotel, dan tidak lama kemudian, wanita yang telah ia pesan melalui aplikasi tersebut harus menghubungi seseorang.

"Dalam chat itukan, si cewe janji kita sudah bayar uang jadi, PSK nya bakal jemput di lobbi hotel, tetapi saya malah harus konfirmasi terlebih dulu keseorang. Saya pun lantas langsung menelponnya, dan harus membayar bill order atau pemesan kamar hotel senilai Rp 575 ribu," katanya.

Tanpa ragu, kata dia, dirinya tanpa menunggu lama langsung melakukan transfers senilai Rp 575 ribu. Namun karena dirinya tidak memasukan kode validasi, dan harus mengulainya. Ia pun kembali menuruti keinginan yang diduga menyediakan jasa prostitusi disebuah hotel mencapai Rp 575.122 ribu.

Baca Juga:Bupati Cianjur Larang Pesta Pernikahan, WO: Kami akan Gulung Tikar

"Bill order sudah dibayar, lalu mereka membali meminta saya, untuk membayar uang keamanan seniali Rp 255 ribu, dan membayar kamar hotel Rp 375 ribu, dengan jaminan uang kembali," jalasnya.

Setelah menunggu selama hampir satu jam, dirinya baru menyadari bahwa ia telah tertipu dengan modus prostitusi online. Jika ditotalkan pria yang tinggal di perkotaan Cianjur itu telah tertipu dengan total kerugian mencapai Rp 2 juta.

Setelah itu, akhirnya ia pun pulang dengan penuh rasa kesal, dan terpaksa menahan hasrat seksualnya, bahkan mengigit jari dia sendiri.

Kontributor : Fauzi Noviandi

Baca Juga:16 Nakes Puskesmas Cibinong Cianjur Positif Covid-19, Pelayanan Ditutup!

News

Terkini

Ia juga menyatakan siap mendukung dan memenangkan Iwan Setiawan di Pilkada 2024.

News | 16:20 WIB

Kemacetan terjadi karena telah banyak pengunjung yang berlalu lalang melintas ke lokasi maupun menyeberang jalan untuk sekedar jajan di pedagang pinggir jalan.

News | 22:42 WIB

Kerja sama ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk mengkses berbagai kebutuhan di bidang kesehatan.

News | 20:00 WIB

Kecelakaan itu menyebabkan jaur arah menuju Puncak macet total akibat kecelakaan tunggal.

News | 14:57 WIB

Mengutip dari Bogordaily -jaringan Suara.com, berikut ini Profil kades Wiwin Komalasari yang katanya dulunya artis saudara Barbie Kumalasari.

News | 14:36 WIB

Menurutnya, Kota Bogor telah melebihi target cakupan imunisasi campak 9-11 bulan yakni 96,56 persen, sedangkan yang ditargetkan sebesar 95 persen.

News | 11:54 WIB

RPJMD ditargetkan dapat selesai di 2024.

News | 21:04 WIB

Raperda ini diperlukan untuk memaksimalkan persiapan ibadah haji pun pelayanannya.

News | 20:53 WIB

Program yang dilaksanakan di awal tahun, tentunya akan lebih banyak memberi manfaat kepada masyarakat.

News | 16:36 WIB

Video detik-detik tabrakan mengerikan itu terjadi pada Minggu 29 Januari 2022.

News | 15:26 WIB

Untuk diketahui, tersangka pengemudi sedan mewah yang diduga menyebabkan seorang mahasiswi asal Cianjur meninggal dunia dalam kecelakaan yang melibatkan sedan mewah

News | 13:46 WIB

Dua pelajar jadi korban pembacokan yang terjadi di dua lokasi berbeda yakni Kecamatan Cicurug dan Palabuhanratu.

News | 11:15 WIB

Bismo menjelaskan rasa takut dan resah yang berlebihan, justru dikhawatirkan mengganggu kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

News | 23:33 WIB

Salah seorang dari dua drummer Pas Band, Sandi Andarusman mengatakan, bahwa Pas Band ajak umat islam berhijrah menuju "Baitullah" melalui program "Spesial Umroh Hijrah Bersama

News | 18:37 WIB

Akibat gempa tersebut, di sejumlah jalur pendakian terjadi retakan termasuk di bibir kawan Gunung Gede, sehingga pendakian ditutup untuk menghindari hal yang tidak diinginkan

News | 23:05 WIB
Tampilkan lebih banyak