Wajib Disimak! Strategi Menabung Untuk Naik Haji

Pembatalan pemberangkatan haji tahun ini disebabkan karena faktor kesehatan, keselamatan dan keamanan ibadah haji yang terancam akibat pandemi Covid-19.

Andi Ahmad S
Jum'at, 18 Juni 2021 | 10:23 WIB
Wajib Disimak! Strategi Menabung Untuk Naik Haji
Ilustrasi pelaksanaan ibadah haji. [Ahmad Gharabli/AFP]

SuaraBogor.id - Meski tahun ini pemerintah mengumumkan pelaksanaan haji dibatalkan, namun hal itu jangan membuat anda menyerah untuk melaksanakan ibadah haji.

Pembatalan pemberangkatan haji tahun ini disebabkan karena faktor kesehatan, keselamatan dan keamanan ibadah haji yang terancam akibat pandemi Covid-19.

Pemerintah Arab Saudi sendiri telah memutuskan hanya membuka haji tahun ini untuk warganya, dengan pembatasan 60.000 orang dan syaratnya sudah divaksin. Seperti diketahui, beribadah haji ke Tanah Suci tidak hanya diperlukan persiapan mental, namun juga finansial.

Mengingat waktu tunggu ibadah haji sangat lama, maka sangat dianjurkan untuk mempersiapkan dana ibadah haji dari sekarang. Dalam melakukan pendaftaran haji, Anda harus mendapatkan nomor porsi haji terlebih dahulu dengan setoran awal Rp25 juta untuk haji reguler dan menunggu keberangkatan sesuai kuota 16-23 tahun.

Baca Juga:Berita Kesehatan Terpopuler: Anak-anak Dikepung Warung Rokok, Cara Hadapi Anak Tantrum

Lama antrean setiap wilayah juga berbeda-beda, mulai 16-23 tahun waktu menunggu untuk ongkos naik haji (ONH) reguler dan 6-9 tahun untuk ONH plus. Perbedaan waktu ini memengaruhi biaya yang perlu disiapkan untuk melaksanakan ibadah ke Tanah Suci. Kebutuhan yang diperlukan sebelum berangkat hingga kembali ke Tanah Air juga turut menentukan besaran biaya ibadah haji.

Adapun biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp9,1 juta sehingga ONH menjadi Rp44 juta. Biaya ini cukup besar dibanding tahun 2020 yang hanya Rp35 juta lebih. Selain itu, ada kebutuhan tak terduga baik dalam persiapan maupun ketika sudah berada di Tanah Suci, seperti kenaikan kurs dollar, pulsa, kelebihan bagasi, belanja berlebih, suntik meningitis, sampai baju yang digunakan untuk menyesuaikan dengan cuaca di Tanah Suci.

Komponen biaya yang tidak terlihat ini justru terkadang lebih besar daripada pembiayaan untuk kebutuhan utama ketika melaksanakan rukun Islam ke-5.

Aulia Akbar CFP®, perencana keuangan dan financial educator Lifepal merangkum langkah-langkah yang bisa Anda lakukan agar dapat mewujudkan ibadah haji berikut ini disitat dari Solopos.com -jaringan Suara.com:

1. Tabungan Rencana Haji

Baca Juga:Lonjakan Kasus Terulang, Satgas Covid-19 Pertimbangkan Menghapus Libur Panjang

Jika melihat besarnya jumlah dana pendaftaran haji, tentu saja hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan perencanaan keuangan dengan baik. Jika Anda tidak memiliki dana tunai yang bisa dialokasikan langsung, maka menabung secara berkala di tabungan rencana haji. Misalnya, melalui tabungan penyelenggara BPIH, adalah cara yang paling tepat untuk menutupi biaya pendaftaran haji ini.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini

Tampilkan lebih banyak