- Hujan lebat pada Sabtu petang menyebabkan luapan sungai dan merendam delapan desa di tiga kecamatan Kabupaten Bogor.
- Banjir melanda wilayah Cigudeg, Jasinga, dan Rumpin akibat curah hujan tinggi serta penyumbatan pada sejumlah aliran sungai.
- BPBD Kabupaten Bogor melakukan pemantauan di lokasi terdampak dan mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.
SuaraBogor.id - Bencana banjir kembali melanda Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu petang. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam waktu cukup lama menyebabkan sejumlah aliran sungai meluap dan merendam delapan desa yang tersebar di tiga kecamatan.
Insiden ini menjadi pengingat serius akan kerentanan daerah terhadap bencana hidrometeorologi, terutama di musim hujan yang ekstrem.
Fenomena hujan lebat yang terjadi pada Sabtu sore hingga petang di Kabupaten Bogor menjadi pemicu utama.
Curah hujan yang tinggi tidak mampu ditampung oleh kapasitas sungai, mengakibatkan air meluap dan memasuki permukiman warga.
Baca Juga:Jalur Kepulangan Presiden Prabowo di Hambalang Bogor Terendam Banjir
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, mengonfirmasi dampak tersebut.
"Banjir merendam delapan desa di tiga kecamatan pada Sabtu petang akibat meluapnya sejumlah aliran sungai setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut," kata Adam, Sabtu (18/3/2026).
Ia menjelaskan, banjir di wilayah Cigudeg diduga disebabkan meluapnya aliran Kali Tipar, Kali Cipangaur, dan Kali Kadaung setelah curah hujan meningkat.
Selain Cigudeg, banjir juga terjadi di Kecamatan Jasinga tepatnya di Desa Cibarengkok serta Kecamatan Rumpin yang meliputi Desa Kampung Sawah dan Desa Leuwibatu.
Menurut Adam, banjir di Desa Kampung Sawah diduga terjadi akibat tersumbatnya aliran kali di wilayah tersebut, sementara di Desa Leuwibatu disebabkan meluapnya Sungai Citempuhan.
Baca Juga:Warga Nanggewer Mekar Panik, Pohon Besar Roboh Timpa Rumah Saat Hujan Deras Menerjang
BPBD bersama aparat kecamatan, desa, serta relawan terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi terdampak guna memastikan keselamatan warga.
Ia menyebutkan, kondisi banjir di Kecamatan Cigudeg saat ini mulai berangsur surut, namun petugas tetap bersiaga mengantisipasi kemungkinan hujan susulan yang dapat memicu banjir kembali.
“Untuk Cigudeg saat ini sudah mulai surut, tetapi kami tetap melakukan pemantauan karena potensi hujan masih ada,” ujarnya.
BPBD mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan segera melapor apabila terjadi kondisi darurat.[Antara].