Jumlah asupan kalium per hari yang disarankan adalah 4700 mg. Sedangkan di dalam 180 gram kacang merah terdapat sekitar 2500 mg kalium. Jumlah ini sudah memenuhi 72 persen kebutuhan kalium harian.
Mencegah pertumbuhan sel kanker
Kacang merah tidak hanya memiliki kandungan serat yang baik untuk kesehatan jantung, tapi juga antioksidan yang bisa mencegah pertumbuhan sel kanker. Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi cukup serat dan antioksidan yang dapat diperoleh dari kacang merah, mampu mengurangi risiko terkena kanker.
Mengontrol gula darah
Baca Juga:Anies Bakal Tambah Tenaga Dinas Non Kesehatan Buat Ditempatkan di RS
Meski bentuknya kecil, ternyata kacang merah adalah makanan yang sangat baik bagi penderita diabetes. Penelitian menunjukkan bahwa kacang merah yang kaya akan serat dan protein, serta memiliki indeks glikemik rendah, dapat membantu penderita diabetes untuk mengendalikan kadar gula darah, mencegah penyakit metabolik, serta membantu efektivitas kerja insulin dalam tubuh. Penderita diabetes disarankan untuk mengonsumsi kacang merah kalengan tanpa sodium (garam) atau kacang merah rebus setiap minggunya.
Memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil
Kacang merah juga baik dikonsumsi selama kehamilan, karena mengandung nutrisi penting bagi kesehatan ibu serta janin, seperti protein, asam folat, dan zat besi. Saat hamil, wanita membutuhkan zat besi dan asam folat lebih banyak.
Kedua nutrisi ini diperlukan untuk pertumbuhan bayi dan plasenta. Dalam masa kehamilan, seorang wanita juga akan mengalami peningkatan jumlah sel darah dalam tubuh, sehingga dibutuhkan lebih banyak zat besi untuk membentuk sel-sel darah baru guna memastikan kecukupan oksigen dalam tubuhnya dan janin.
Kekurangan zat besi pada masa kehamilan dapat menyebabkan bayi terlahir prematur atau lahir dengan berat badan rendah, ibu hamil mengalami anemia, gangguan mood, atau bahkan depresi.
Baca Juga:7 Ide Bisnis Makanan Modal Kecil dan Untung Melimpah saat Pandemi Covid-19
Menurunkan berat badan