facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Natalius Pigai Sebut 9 Gereja di Aceh Dibongkar, Singgung 6 Tahun Jokowi Berkuasa

Andi Ahmad S Kamis, 05 Agustus 2021 | 06:54 WIB

Natalius Pigai Sebut 9 Gereja di Aceh Dibongkar, Singgung 6 Tahun Jokowi Berkuasa
Natalius Pigai di Tayangan dalam Kanal YouTube Refly Harun (YouTube/ReflyHarun).

Natalius Pigai lantas langsung menyoroti soal 6 tahun Presiden Joko Widodo berkuasa, pun juga menilai ada hal yang kurang baik kepada umat Kristen.

SuaraBogor.id - Eks Anggota Komnas HAM Natalius Pigai menyebutkan bahwa ada kabar soal adanya 9 gereja dibongkar di Aceh. Dia pun langsung singgung Presiden Joko Widodo

Natalius Pigai lantas langsung menyoroti soal 6 tahun Presiden Joko Widodo berkuasa, pun juga menilai ada hal yang kurang baik kepada umat Kristen.

“6 tahun Jokowi berkuasa, didukung Gereja mengobrak-abrik suara Rakyat,” katanya melalui akun Twitter NataliusPigai2 menyadur dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Kamis (5/6/2021).

“Umat Tuhan Yesus tanpa Baitul Allah. Gereja terbungkam dibalik kekuasaan,” tambahnya.

Baca Juga: Rombongan Terakhir Tim Olimpiade Tiba di Tanah Air, Jokowi Siap Menyambut di Istana

Natalius pun bertanya di mana peranan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) yang mengawal Pancasila di Istana Negara.

Ia mengaku bahwa ia tidak marah kepada masyarakat Aceh terkait pembongkaran gereja ini.

“Saya tidak marah orang Aceh. Saya sayangkan implementasi Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika,” katanya dengan menandai akun Twitter resmi Jokowi.

Sebelumnya, Serikat Jurnalis Untuk Keberagaman (Sejuk) mengabarkan soal terabaikannya hak-hak beribadah umat Kristen di Aceh Singkil.

Melalui Instagram pada Minggu, 1 Agustus 2021, Sejuk menyampaikan bahwa umat Kristen Aceh Singkil menuntut Presiden Jokowi untuk memenuhi hak-hak beribadah mereka yang terabaikan selama 6 tahun.

Baca Juga: Megawati Cerita Pernah Ingatkan Jokowi Agar Pegang Komando Saat Bencana

Disampaikan juga bahwa ribuan jemaat dari 9 gereja yang dihancurkan hanya bisa beribadah di bawah tenda, seng, dan atap rumbia.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait