facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Waspada! Penipuan Mengatasnamakan Bupati Cianjur, Modusnya Menawarkan Bantuan

Andi Ahmad S Minggu, 29 Agustus 2021 | 11:07 WIB

Waspada! Penipuan Mengatasnamakan Bupati Cianjur, Modusnya Menawarkan Bantuan
Marak penipuan mengatasnamakan Bupati Herman Suherman, warga diminta hati-hati. (CianjurToday)

Penipuan mengatasnamakan Bupati Cianjur itu seperti yang baru-baru ini terjadi. Penipuan itu dilakukan menggunakan aplikasi WhatsApp.

SuaraBogor.id - Bagi masyarakat Cianjur, Jawa Barat agar berhati-hati. Saat ini marak penipuan yang mengatasnamakan Bupati Cianjur Herman Suherman.

Penipuan mengatasnamakan Bupati Cianjur itu seperti yang baru-baru ini terjadi. Penipuan itu dilakukan menggunakan aplikasi WhatsApp.

Modus penipuan yang mengatasnamakan Bupati Cianjur itu yakni dengan menawarkan bantuan kepada calon korban akan ditransfer sejumlah uang.

Namun sebelumnya, calon korban harus menyetorkan sejumlah uang dulu ke nomor rekening yang mereka tentukan.

Baca Juga: Tipu Korban Rp 2 Miliar, Tim Gabungan Kejagung Ringkus MBS di Bogor

Bupati Cianjur Herman Suherman mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Ia menyebut, dirinya tidak pernah meminta dana.

“Saya imbau kepada masyarakat agar behati-hati dan tidak terkena penipuan. Saya tidak pernah meminta bantuan apapun, malah sekarang masyarakat perlu dibantu,” ujarnya menyadur dari CianjurToday.com -jaringan Suara.com, Minggu (29/8/2021).

Selain itu, ia menyebut akan menindaklanjuti kejadian ini dan mensosialisasikan kepada setiap tingkatan pemerintahan. Sehingga, masyarakat bisa lebih tahu.

“Saya akan sosialisasikan ke camat dan desa supaya menyampaikan kepada masyarakat. Agar tidak ada korban lainnya,” jelasnya.

Mengutip unggahan akun Instagram Herman Suherman @h.hermansuherman, ada satu nomor telepon yang kerap digunakan untuk mencari korban. Nomor tersebut yaitu +62 812-3022-8764.

Baca Juga: Awas Penipuan Arisan Online, Belasan Warga di Kabupaten Boyolali Jadi Korban

Nomor tersebut mengirim pesan menggunakan aplikasi WhatsApp, dengan menggunakan foto dan nama Herman Suherman, bahkan mencatut alamat kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur untuk aksi penipuannya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait