alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Soal Menampung Kehidupan di Planet Mars, Tim Ahli Sebut Terlalu Kecil dan Gersang

Lebrina Uneputty Minggu, 26 September 2021 | 06:50 WIB

Soal Menampung Kehidupan di Planet Mars, Tim Ahli Sebut Terlalu Kecil dan Gersang
Rancangan perumahan di Planet Mars.[dok ABIBOO]

Planet Mars purba menampung air seperti bumi, namun kondisi Planet yang disebut Planet Merah ini sangat gersang.

SuaraBogor.id - Tim Ahli menyatakan, Planet Mars terlalu kecil untuk menampung kehidupan.  Ini dinyatakan setelah para ilmuwan menyatakan percaya bahwa, Planet Mars purba menampung air seperti bumi, namun kondisi Planet yang disebut Planet Merah ini sangat gersang.

Beberapa teori populer menyebut bahwa periode aktivitas gunung berapi menggeser iklim Mars sehingga membuat planet itu menjadi gersang seperti saat ini.

Teori lainnya mengatakan kurangnya medan magnet yang kuat di Mars membuat semua air di Planet Merah menguap.

Studi terbaru diterbitkan di Proceedings of the National Academy of Sciences, mengemukakan alasan lebih mendasar mengapa Mars tidak lagi menampung air, yaitu planet tersebut terlalu kecil.

Baca Juga: Berguna untuk Semua Kondisi, Ini 3 Sikap yang Perlu Kamu Miliki di Kehidupan Sehari-Hari

"Kemungkinan ada ambang batas pada persyaratan ukuran planet berbatu untuk mempertahankan cukup air sehingga memungkinkan kelayakhunian dan lempeng tektonik," kata Kun Wang, profesor ilmu planet di Universitas Washington, seperti dikutip dari CNET, Jumat (24/9/2021).

Rancangan Kota Nüwa di Planet Mars.[dok ABIBOO]
Rancangan Kota Nüwa di Planet Mars.[dok ABIBOO]

Tim ilmuwan mempelajari jumlah isotop kalium yang ada di meteorit Mars, menggunakan elemen tersebut sebagai semacam pelacak untuk molekul yang lebih mudah menguap, termasuk air.

Para ahli menemukan bahwa selama pembentukannya, Mars kehilangan lebih banyak air dan volatil lainnya daripada Bumi.

Studi ini menekankan bahwa ada rentang ukuran yang sangat terbatas bagi planet, memiliki cukup air untuk mengembangkan lingkungan permukaan yang layak huni.

Hasil penelitian ini dapat memandu para astronom dalam pencarian planet ekstrasurya yang dapat dihuni di tata surya lain.(*)

Baca Juga: Di Balik Rahasia Popularitas

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait