Anak dan Adiknya Sampai Putus Sekolah, Terdakwa Hoaks Babi Ngepet Depok Menyesal

Mereka kekurangan biaya setelah Adam selaku tulang punggung keluarga ditangkap polisi sejak 7 bulan lalu.

Andi Ahmad S
Rabu, 03 November 2021 | 09:55 WIB
Anak dan Adiknya Sampai Putus Sekolah, Terdakwa Hoaks Babi Ngepet Depok Menyesal
Terdakwa kasus babi ngepet Depok, Adam Ibrahim menjalani sidang pemeriksaan terdakwa secara online, Selasa (2/11/2021).[Imawan Zulkarnain]

SuaraBogor.id - Terdakwa kasus hoaks babi ngepet Depok, Adam Ibrahim mengaku dua anaknya kini putus sekolah.

Mereka kekurangan biaya setelah Adam selaku tulang punggung keluarga ditangkap polisi sejak 7 bulan lalu.

Seperti diketahui, Adam diamankan polisi sejak 28 April 2021 sampai sekarang karena menyebarkan hoaks babi ngepet.

Dia mengumumkan pada warga telah berhasil menangkap seekor babi ngepet di Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat.

Baca Juga:Kasus Babi Ngepet di Depok, Terdakwa Menyesal dan Berniat Tobat

“Saya punya 2 anak. Sekarang mereka putus sekolah karena saya yang biayain semua,” kata Adam dalam sidang lanjutan perkara yang menjeratnya, Selasa (2/11/2021).

Tidak hanya kedua anaknya, Adam menngatakan, seorang adiknya juga terpaksa berhenti kuliah karena masalah biaya.

“Adik saya juga tidak bisa melanjutkan kuliahnya, karena saya andalannya,” beber Adam.

Selain mengajar ngaji, pada kesehariannya Adam berprofesi sebagai pengrajin kandang.

Dia membuat kandang untuk ternak atau hewan peliharan. Harga kandang buatannya bervariasi, sesuai pesanan pembeli.

Baca Juga:Sidang Hoaks Babi Ngepet Depok, Terdakwa Mengaku Terinspirasi Video Youtube

Adam mengaku telah menyesali perbuatannya dan berjanji akan memperbaiki diri.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini