Cuaca Ekstrem, Tebing di Cianjur Longsor, Akses Jalan Terputus

Akibat longsor tersebut jalan penghubung antar kampung terputus, dan sejumlah bidang sawah rusak.

Lebrina Uneputty
Rabu, 03 November 2021 | 15:46 WIB
Cuaca Ekstrem, Tebing di Cianjur Longsor, Akses Jalan Terputus
Tebing setinggi 50 meter di Kampung Cikadu, Desa Sindanghayu, Kecamatan Takokak longsor. [Ist/BPBD]

SuaraBogor.id - Tebing setinggi 50 meter di Kampung Cikadu, RT 04/03 Desa Sindanghayu, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur Jawa Barat longsor, Rabu (03/11/2021).

Akibat longsor tersebut jalan penghubung antar kampung terputus, dan sejumlah bidang sawah rusak.

Berdasarkan informasi yang dipeoleh, kejadian tersebut, terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi turun diwilayah tersebut, Rabu (03/11/2021).

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat mengatakan, pihaknya sudah menurunkan sejumlah personil sudah diturunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan assesment.

"Personil BPBD saat ini masih dalam perjalan menuju ke lokasi tanah longsor, sementara assesment dilakukan oleh Relawan Tangguh Bencana (Retana)," katanya saat di wawancarai di ruangan kerjanya.

Berdasarkan laporan sementara dilapangan, kata dia, tebing setinggi 50 meter dan lebar mencapai 100 meter itu longsor, membuat jalan penghubung antar Kampung Cikadu dan Cipancur terputus, karena tertutup material longsor.

"Tidak hanya itu, lahan sawah seluas 500 meter rusak, dan saluran air juga rusak, karena tertutup tanah longsor setebal 1-2 meter," kata dia.

Ia mengatakan, hingga saat ini Retana, dan anggota TNI/Polri dan dibantu sejumlah warga masih melakukan perbaikan saluran air, dan membersihkan material longsor yang menututp jalan.

"Dalam bencana tanah longsor itu dipastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa, saat ini beberapa bantuan logisitik dan perlengkapan lainnya akan segera dikirimkan ke lokasi," ucapnya.

Selain itu, Asep menambahkan, memasuki musim hujan wilayah Kabupaten Cianjur saat ini berstatus siaga bencana hidrometrologi hingga 31 Mei 2021.

"Berdasarkan laporan dari BMKG cuaca ekstrem ini akan terjadi hingga tahun depan, dan mengalami puncaknya pada Desember hingga Januari 2022," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini