Waspada! Ular Kobra Berkeliaran di Rumah Warga Bogor, Damkar Evakuasi 10 Ekor Sehari

Komandan Regu 2 Rescue Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor Muhammad Ridwan mengatakan, 10 ekor ular kobra tersebut dievakuasi pada Kamis (4/11) di dua lokasi yang berbeda.

Andi Ahmad S
Jum'at, 05 November 2021 | 09:04 WIB
Waspada! Ular Kobra Berkeliaran di Rumah Warga Bogor, Damkar Evakuasi 10 Ekor Sehari
Ilustrasi ular kobra. (Tangkap layar India Today)

SuaraBogor.id - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor berhasil mengevakuasi 10 ekor ular kobra dalam sehari.

Komandan Regu 2 Rescue Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor Muhammad Ridwan mengatakan, 10 ekor ular kobra tersebut dievakuasi pada Kamis (4/11) di dua lokasi yang berbeda.

Dia menyebutkan, biasanya sepanjang Oktober hingga Desember disebut sebagai musim bertelur dan penetasan ular kobra.

Untuk sepuluh ekor anak ular kobra yang dievakuasi itu dari Kecamatan Cileungsi dan Cibinong.

Baca Juga:Ambulans Pembawa Jenazah Kecelakaan di Cikalongkulon, Pengakuan Sopir Tiba-Tiba Oleng

“Kami mendapat laporan warga ada masuknya beberapa ekor anak ular jenis kobra, masuk ke dalam rumah. Di Cileungsi berkisar antara delapan ekor, di Cibinong ada dua ekor,” ujar Ridwan menyadur dari Ayojakarta -jaringan Suara.com, Jumat (5/11/2021).

Ridwan mengatakan, setelah dievakuasi, ular tersebut ditampung di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor.

Setelah itu, pihaknya akan mengembalikan ular-ular tersebut ke habitat aslinya yang jauh dari permukiman warga.

Dia menjelaskan, banyaknya laporan tentang ular kobra yang masuk ke Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor belakangan ini tidak terlepas dari musim bertelur dan penetasan kobra. Tepatnya sepanjang Oktober hingga Desember.

“Sudah setiap tahun ya. Jadi, setiap tahun kita booming laporan ular kobra di berbagai lokasi. Beriring dengan masa ular itu menetas,” ujarnya.

Baca Juga:Ajat Rochmat Berharap Relokasi Kampung Urug Bisa Jadi Percontohan Nasional

Oleh karena itu, Ridwan mengimbau warga agar tetap menjaga lingkungan tetap bersih, terutama halaman rumah. Selain itu, saluran pembuangan air juga sebaiknya ditutup dengan saringan karena ular juga bisa keluar dari celah-celah saluran.

“Juga dari lubang bekas tikus. Kalau warga kurang steril tentang wilayahnya sendiri, maka ular biasanya akan bersembunyi di balik tumpukan barang di rumah warga,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak