facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pelajar SMP Kota Sukabumi Bawa Samurai dan Gergaji Dibekuk Polisi

Lebrina Uneputty Selasa, 07 Desember 2021 | 06:57 WIB

Pelajar SMP Kota Sukabumi Bawa Samurai dan Gergaji Dibekuk Polisi
Ilustrasi tawuran antarwarga. Polisi meringkus enam pelaku tawuran di Belawan, Kota Medan. Tawuran tersebut diketahui terjadi pada Rabu (21/7/2021) dini hari. [Antara]

pihaknya berhasil menangkap 3 oknum siswa yang membawa senjata tajam.

SuaraBogor.id - Sejumlah pelajar kedapatan hendak tawuran di Jalan R Syamsudin SH Kota Sukabumi, Senin (06/12/2021). Mereka kedapatan membawa sejumlah senjata sajam seperti Samurai dan gergaji ukuran besar akhirnya dibekuk polisi

Beruntung, aksi mereka cepat ditangani Polres Sukabumi. Humas Polres Sukabumi Kota Iptu Astuti kepada wartawan mengatakan, pihaknya berhasil menangkap 3 oknum siswa yang membawa senjata tajam.

"Alhamdulillah berkat kecekatan personel Polres Sukabumi Kota yang bersiaga di sekitar Kantor Balai Kota, aksi tawuran antarperlajar tingkat SMP berhasil digagalkan dan menangkap tiga oknum siswa yang kedapatan membawa senjata tajam jenis samurai dan gergaji berukuran besar," kata Iptu Astuti.

Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, kejadian itu berawal saat sekelompok pelajar SMP dari Kabupaten Sukabumi mengendarai sepeda motor berboncengan tiga mencoba menyerang pelajar SMP yang tengah nongkrong di salah satu warung di Jalan Ir H Djuanda.

Oknum pelajar tersebut tidak hanya membawa sepeda motor secara ugal-ugalan, juga mengacung-acungkan senjata tajam sebagai tanda tantangan.

Melihat akan adanya tawuran antarpelajar, personel Polres Sukabumi Kota yang tengah bersiaga langsung mengejar oknum pelajar tersebut dan langsung meringkusnya.

Ternyata setelah digeledah, ditemukan barang bukti berupa samurai dan gergaji berukuran besar yang diduga akan digunakan saat bentrok dengan pelajar SMP lainnya.

Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan polisi pun membubarkan pelajar yang tengah berkumpul agar segera pulang ke rumahnya masing-masing.

Ketiga oknum pelajar yang membawa senjata tajam dan hendak menyerang empat pelajar SMP lainnya yang tengah nongkrong di warung langsung digelandang ke Mapolsek Cikole untuk dimintai keterangan terkait kepemilikan senjata tajam secara ilegal tersebut.

"Untuk penyelidikan lebih lanjut dan ketiganya masih di bawah umur penanganannya sudah dilimpahkan ke Polres Sukabumi Kota, untuk ketiganya masih dimintai keterangan," katanya pula.

Komentar

Berita Terkait