Asbabun Nuzul yang diriwayatkan oleh Imam Al Baihaqi dalam Kitab Dalaa’il an Nubuwwah dari al-Kalbi dari Abu Shaleh dari Ibnu Abbas menyebutkan bahwa saat Rasulullah sakit, dua malaikat mendatangi beliau.
Malaikat pertama duduk di arah kepala, kemudian yang satunya di arah kaki.
Malaikat yang di dekat kaki bertanya kepada malaikat lainnya, “Apa yang terjadi kepadanya?”.
Ia menjawab, “Disihir orang”. “Siapa yang menyihirnya?” “Labid ibnul-A ‘sham,seorang Yahudi”. Sihir itu diletakkan di sebuah sumur di bawah batu.
Kemudian Muhammad pergi ke sumur itu dan mengangkat batunya. Ia menemukan kotak tersebut dan membakarnya.
Baca Juga:Tanda Kebesaran Allah dalam Surat Ar Rahman Ayat 33
Proses pembakaran dilakukan keesokan harinya. Rasulullah mengutus Ammar bin Yasir untuk pergi ke sumur itu.
Saat mereka sampai, airnya berwarna merah seperti air pacar. Setelah menimba airnya dan mengangkat batu, mereka mengeluarkan kotak tersebut dan membakarnya.
Ternyata terdapat tali yang memiliki sebelas simpul di dalam kotak tersebut.
Setiap Rasulullah membaca satu ayat, terurailah satu simpul dan begitulah seterusnya. Kemudian Rasulullah kembali sehat.
Demikian penjelasan mengenai keutamaan, hakikat, sejarah, dan asbabun nuzul Surat An Nas.
Setelah memahami dan mengetahui tentang Surat An Nas, tentunya hal ini dapat menjadi pembelajaran untuk terus memohon perlindungan kepada Allah SWT atas segala hal.
Baca Juga:Surat Ar Rahman Ayat 33: Bukti Kekuasaan Allah SWT
Mohon perlindungan kepada Allah SWT dari godaan setan yang terkutuk.