alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ade Yasin Ungkap Kronologi Warga Dramaga Positif Omicron, Kasus Pertama di Bogor

Hairul Alwan Jum'at, 14 Januari 2022 | 09:09 WIB

Ade Yasin Ungkap Kronologi Warga Dramaga Positif Omicron, Kasus Pertama di Bogor
Bupati Bogor Ade Yasin selaku Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, Jawa Barat. [ANTARA/M Fikri Setiawan]

Bupati Bogor Ade Yasin mengungkap kronologi penularan Cocid-19 varian Omicron tersebut. Ia menyebut pria yang positif Omicron itu sudah dua kali vaksin.

SuaraBogor.id - Penularan Covid-19 varian Omicron di Kabupaten Bogor sudah terjadi dan menyerang seorang warga Kecamatan Dermaga, Kabupaten Bogor. Pria berinisial HM (28) merupakan kasus Omicron pertama di Bogor.

Bupati Bogor Ade Yasin mengungkap kronologi penularan Covid-19 varian Omicron tersebut. Ia menyebut pria yang positif Omicron itu sudah dua kali vaksin.

"Yang bersangkutan sudah vaksinasi dengan jenis vaksin AstraZeneca, dosis kedua bulan September 2021, dan termasuk pemuda yang jarang keluar rumah," ungkap Ade Yasin di Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis.

Ade Yasin memaparkan, kasus tersebut bermula saat HM mengikuti serangkaian tes menjadi petugas salah satu rumah sakit di Jakarta sejak 19 Desember 2021 lalu.

Baca Juga: 5 Curug di Bogor yang Wajib Masuk List Perjalanan Liburan, Salah Satunya Ada Curug Cilember

Selama perjalanan, MH menggunakan kereta rel listrik (KRL) melalui Stasiun Bogor-Cikini serta menggunakan ojek online (Ojol) selama rangkaian tes beberapa hari di Jakarta.

Sementara, pada 28 Desember 2021 MH harus menjalani medical checkup termasuk menjalani tes PCR. Ternyata hasil pemeriksaan HM saat itu dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 29 Desember 2021.

Setelah mengetahui dirinya positif Covid-19, HM lantas melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Pada 7 Januari 2022 Kementerian Kesehatan RI menginformasikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor bahwa HM terkonfirmasi Covid-19 varian Omicron.

"Setelah ada informasi dari Kemenkes soal varian Omicron, Dinkes langsung menginformasikan ke puskesmas di wilayah tempat pasien tinggal," kata Ade Yasin.

Lebih lanjut, Ade Yasin menyebut Dinkes Kabupaten Bogor bersama TNI-Polri melakukan pelacakan 10 Januari 2022. Pengambilan sampel tes usap dilakukan kepada delapan orang yang kontak erat, enam di antaranya merupakan keluarga HM dalam kondisi sehat.

Baca Juga: Kunjungi Wisata Curug Luhur, Perpaduan Wisata Air Terjun dengan Waterpark

Ade Yasin menerangkan pemeriksaan PCR terhadap delapan orang yang kontak erat tersebut hasilnya negatif. Kemudian pada 12 Januari 2022 HM dinyatakan negatif dari hasil tes PCR kedua. (ANTARA)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait