Di dalam Al Quran pun juga dijelaskan, ada pedoman yang mengatur untuk menggauli istri dengan baik.
Lantas apabila ada sesuatu yang tidak disukai oleh seorang suami terhadap istrinya, maka disarankan untuk bersabar dan dianjurkan untuk mengingat-ingat semua kebaikannya, bukan keburukannya.
“Dan gauilah isterimu dengan baik, lalu jika kamu tidak menyukai mereka, maka bersabarlah karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu. Padahal ALLAH SWT telah menjadikannya kebaikan yang banyak.” (QS. An Nisa ayat 19)
Lalu hadist riwayat Maisarah bin Ali mengatakan bahwa, apabila seorang suami yang memperlakukan istrinya dengan baik, maka akan diberi harapan tubuhnya haram masuk ke dalam neraka. Dan akan menggugurkan semua dosa seorang suami.
Baca Juga:Oki Setiana Dewi Buka Suara Soal Isi Ceramah yang Dianggap Tutupi KDRT: Semoga Allah Mengampuni Saya
“Barang siapa yang membiarkan hari isterinya terluka, maka dia menangis seolah – olah menangis karena takut kepada Allah SWT. Dan barangsiapa yang menangis karena takut kepada Allah SWT, maka Allah SWT akan mengharamkan tubuhnya masuk neraka. Jika suami istri saling memperhatikan, maka Allah SWT akan memperhatikan mereka berdua dengan penuh rahmat. Saat suami memegang telapak tangan istri, maka gugurlah dosa suami istri itu dari jari-jari mereka.” (HR. Maisarh bin Ali)
Demikian hadist suami menyakiti istri. Catat yah, itu tidak boleh dilakukan.
(Agung Kurniawan)