PTM Terbatas Saat yang Dinanti Siswa Sekolah, Pemkot Bogor Berharap Pembelajaran Berlangsung Normal

"Ini yang ditunggu oleh orang tua dan siswa, karena ada beberapa siswa yang belum pernah sama sekali ke sekolah, hampir dua tahun

Galih Prasetyo
Selasa, 22 Maret 2022 | 08:27 WIB
PTM Terbatas Saat yang Dinanti Siswa Sekolah, Pemkot Bogor Berharap Pembelajaran Berlangsung Normal
Sejumlah siswa mengikuti PTM di SD Negeri 9 Boyolali, Jateng. [ANTARA/Bambang Dwi Marwoto]

SuaraBogor.id - Wakil Wali Kota Bogor, Jawa Barat, Dedie A. Rachim mengatakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas menjadi saat yang ditunggu orang tua dan siswa kelas I hingga III sekolah dasar (SD) setelah dua tahun pandemi COVID-19.

Dedie Rachim saat ditemui di Balai Kota Bogor, Senin, menuturkan PTM terbatas kali ini menjadi pengalaman pertama para siswa karena belum pernah berhadapan langsung dengan guru dan teman-temannya.

"Ini yang ditunggu oleh orang tua dan siswa, karena ada beberapa siswa yang belum pernah sama sekali ke sekolah, hampir dua tahun. Terus ada yang tiba-tiba lulus, masuk sekolahnya hanya beberapa kali dalam satu tahun," kata Dedie mengutip dari Antara, Selasa (22/3/2022).

Ia berharap dengan pelaksanakan PTM meskipun terbatas pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 daerah aglomerasi Jabodetabek, pembelajaran siswa bisa lebih normal dari dua tahun berjalan ini yang lebih banyak melaksanakan pembelajaran jarak jauh.

Menurut dia, untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 kembali meningkat, kekebalan tubuh siswa usia 6-11 tahun menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota Bogor.

Hingga Minggu (20/3), vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kota Bogor telah mencapai 99.684 orang atau 98,54 persen vaksinasi dosis kesatu dari jumlah target sasaran 101.164 anak. Artinya hanya ada selisih 1.480 anak atau 1,46 persen.

Kemudian, untuk vaksinasi dosis kedua telah mencapai 84.926 anak atau 83,95 persen. Terdapat selisih 16.328 anak atau 16,05 persen.

Selain vaksinasi, kata Dedie, indikator lain ialah jumlah kasus harian positif COVID-19 yang semula sempat mencapai 1.117 orang pada Februari 2022 kini telah di bawah 100 orang per hari.

Pantauan ANTARA di SDN Polisi 1 pada Senin pagi, protokol kesehatan yang diberlakukan sekolah telah dilengkapi sarana dan prasarana protokol kesehatan seperti alat dan petugas cek suhu, sekat jalur antrean masuk siswa ke gedung sekolah, bak cuci tangan dan jaga jarak duduk siswa.

Salah satu siswa kelas III bernama Airin bersedia menunjukkan alur protokol kesehatan yang diberlakukan sekolahnya. Ia mempraktikkan ketika akan dicek suhu oleh petugas, hingga memasuki jalur antrean untuk masuk ke gedung sekolah. "Tadi juga kaya gini udah," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini