facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

1.400 Personel Gabungan di Kabupaten Cianjur Disiagakan Selama Mudik Lebaran 2022

Andi Ahmad S Sabtu, 23 April 2022 | 13:43 WIB

1.400 Personel Gabungan di Kabupaten Cianjur Disiagakan Selama Mudik Lebaran 2022
Personel gabungan saat mengikuti apel kesiapan perayaan mudik Lebaran 2022 [Fauzi/Suarabogor]

1.400 petugas gabungan terdiri dari unsur TNI/Polri dan instansi serta dinas terkait disiagakan selama mudik Lebaran 2022.

SuaraBogor.id - Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 2022/1443 H, ribuan petugas gabungan disiagakan disejumlah titik di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengatakan, jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri sebanyak 1.400 petugas gabungan terdiri dari unsur TNI/Polri dan instansi serta dinas terkait disiagakan selama mudik Lebaran 2022.

"Untuk anggota Polri kita turunkan sebanyak 667 petugas, ditambah dengan intasi terkait lainnya. Nantinya petugas gabungan tersebut akan disebarkan dibeberapa titik," katanya pada wartawan, Sabtu (22/4/2022).

Selain itu, kata dia, pihaknya jug telah mendirikan sebanyak 12 Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan dan 1 Pos terpadu yang disebar beberapa titik diwilayah hukum Polres Cianjur.

Baca Juga: Polres OKU Dirikan 9 Pos Pengamanan di Masa Mudik Lebaran 2022

"Petugas gabungan tersebut nantinya akan langsung sebar kesejumlah titik yang telah kami tentukan. Petugas itu disiagakan sebagai bentuk upaya antisipasi pelayanana keamanan," katanya.

Doni mengatakan, wilayah Cianjur merupakan daerah tujuan pemudik dari sejumlah wilayah seperti Jabodetabek, Bandung hingga luar pulau.

"Petugas gabungan yang kami sebar itu, untuk mengantisipasi warga yang melalukan perjalan mudik lebih awal dan memberikan pelayanan bagi para pemudik," katanya.

Selain itu, ia mengatakan, pihaknya juga telah mepersiapan sejumlah jalur alternatif, sebagai upaya imbas dari pemerapan sistem ganjil genap di Jalan Tol.

"Sehingga nantinya beberapa jalur alternatif tersebut dapat dapat digunakan oleh para pemudik. Selain itu titik rawan kemacetan yaitu ditempat wisata, pusat keramaian, dan pasar tumpah," jelasnya.

Baca Juga: Pendaftaran Mudik Gratis di Polda Metro Jaya

Dirinya mengatakan, penerpan rekayasa lalu lintas, pengalihan, bakal diberlakukan apabila situasi volume kendaraan di Jalur Puncak meningkat. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Polres lain.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait