Belasan Hewan Ternak Terjangkit PMK di Bogor, Pasar Hewan Jonggol Ditutup

Oetje menambahkan Wabah atau virus PMK, merupakan wabah yang penyebarannya sangat cepat dan mudah dengan mediasi penyebaran melalui udara.

Andi Ahmad S
Jum'at, 27 Mei 2022 | 13:56 WIB
Belasan Hewan Ternak Terjangkit PMK di Bogor, Pasar Hewan Jonggol Ditutup
Ilustrasi Hewan Ternak Terjangkit PMK Bogor. [ANTARA/HO-Kementerian Pertanian]

SuaraBogor.id - Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor mendapati adanya belasan hewan ternak yang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) salah satunya di Pasar Hewan Jonggol.

Kepala Diskanak Kabupaten Bogor, Oetje Soebagdja mengatakan, imbas adanya 15 hewan ternak positif PMK, pihaknya sementara ini mengeluarkan intruksi, bahwa Pasar Hewan Jonggol ditutup sementara.

“Kami sedang menunggu hasil uji laboratarium Balai Veteriner Kabupaten Subang. Kami menutup sementara jual beli hewan ternak di Pasar Hewan Jonggol selama 14 hari, langkah selanjutnya kami akan mengevaluasi lagi dan melihat kondisi kesehatan hewan ternak,” kata Oetje.

Oetje menambahkan Wabah atau virus PMK, merupakan wabah yang penyebarannya sangat cepat dan mudah dengan mediasi penyebaran melalui udara.

Baca Juga:Telisik Kasus Suap Bupati Bogor, KPK Panggil Dua Ajudan Ade Yasin

“Terhadap hewan yang malang tersebut, kami memberikan pengobatan hingga dinyatakan sembuh. Tujuan isolasi tersebut demi melokalisir atau mencegah penyebaran yang lebih meluas terhadap wabah PMK,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa bersama unsur Muspika dan Muspida Kabupaten Bogor lainnya, mulai hari ini Pasar Hewan Jonggol lockdown atau tutup sementara selama 14 hari.

“isolasi dan penyembuhan, bisa mencegah penyebaran wabah PMK. Hingga aktivitas Pasar Hewan Jonggol bisa kembali normal di Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Qurban,” tutup Oetje.

Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) merupakan penyakit yang menyerang hewan ternak. Wabah ini kadang disebut juga dengan wabah sapi karena banyak menyerang sapi.

Penyakit mulut dan kuku adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan sangat menular. Gejala yang paling tampak adalah demam, blister di mulut dan kaki hewan ternak, dan air liur kental.

Baca Juga:Peternak di Kota Malang 'Lemes', Sapi-sapinya yang Sehat dari PMK Tak Laku

Plt Bupati Bogor

Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan menegaskan langkah Pemkab Bogor setelah mengetahui 14 Sapi Positif Virus PMK di Pasar Hewan Jonggol Kabupaten Bogor.

Salah satu upaya yang dilakukan itu yakni, menutup pasar hewan tersebut. Iwan meminta masyarakat, khususnya peternak dan penjual hewan ternak, untuk dapat mematuhi arahan petugas di lapangan dalam penanganan PMK.

“Agar virus tersebut tidak menyebar kemana-mana, saya instruksikan langsung melakukan isolasi terhadap hewan ternak yang terpapar PMK,” kata Iwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini