facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sosok Ini Soroti Kinerja Panpel Pertandingan Persib vs Persebaya Yang Sebabkan Dua Bobotoh Meninggal Dunia

Andi Ahmad S Minggu, 19 Juni 2022 | 15:11 WIB

Sosok Ini Soroti Kinerja Panpel Pertandingan Persib vs Persebaya Yang Sebabkan Dua Bobotoh Meninggal Dunia
Tagar Bobotoh Berduka (Twitter @BobotohKampsCRB)

Untuk diketahui, dua bobotoh meninggal dunia merupakan warga Bandung dan Bogor. Mereka meninggal karena berdesakan saat akan masuk ke Stadion.

SuaraBogor.id - Dua bobotoh meninggal dunia saat pertandingan Persebaya vs Persib Bandung dalam lanjutan Piala Presiden 2022, yang dilaksanakan di Stadion GBLA di Bandung, Jawa Barat.

Nampaknya, hal tersebut mendapatkan sorotan dari sejumlah pihak, salah satunya dari Pengamat Sepakbola, Arlan Sidha Dia menyoroti kinerja Panitia Pelaksana (Panpel).

Untuk diketahui, dua bobotoh meninggal dunia merupakan warga Bandung dan Bogor. Mereka meninggal karena berdesakan saat akan masuk ke Stadion.

"Kebetulan tadi malam saya ada di sana, salah satu yang menonjol di sana adalah bagaimana skrining tiket hanya dilakukan satu lapis saja. Kalau menurut saya sebaiknya dilakukan beberapa lapis," kata Arlan, mengutip dari Suarajabar -jaringan Suara.com, Minggu (19/6/2022).

Baca Juga: Soal Pembangunan Tol Puncak, Iwan Setiawan Pastikan Tak Ganggu Perekonomian Pedagang

Arlan mengatakan, seharusnya Panpel menyadari bahwa pertandingan Persib Bandung vs Persebaya Surabaya akan mengundang animo yang tinggi, maka harus juga disiapkan manajemen pertiketan yang ketat dengan memperhatikan kapasitas.

"Mungkin saja ada praktik-praktik curang yang dilakukan di stadion kerap terjadi. Dan ini sudah menjadi rahasia umum," ungkap Dosen Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi itu.

Menurut Arlan, jatuhnya korban akibat membludaknya penonton ini merupakan hal klasik yang terjadi berulang sejak dulu. Hal ini seharusnya bisa diantisipasi dengan menyiapkan formula baru semisal memperketat pintu masuk dengan sistem berlapis.

"Kalau animo pertandingannya besar, Persib lawan Persebaya atau lawan klub-klub yang membuat animo penonton tinggi, ini harus diberlakukan sistem satu sampai empat ring. Sehingga, penonton yang tidak beli tiket bisa dibuang. Jadi tidak ada penumpukan di area stadion," imbuhnya.

Dari pengamatannya, animo penonton yqng besar ini disambut dengan mudahnya para penjaga tiket yang meloloskan penonton tak bertiket.

Baca Juga: Kasus Dua Bobotoh Meninggal Dunia Harus Menjadi Pelajaran

Akibatnya kapasitas di dalam stadion penuh sementara para penonton bertiket menumpuk memaksa masuk sehingga pecahlah peristiwa itu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait