facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Program Samisade Bisa Dilanjut, Asalkan Perbup Bogor Direvisi

Andi Ahmad S Kamis, 30 Juni 2022 | 21:23 WIB

Program Samisade Bisa Dilanjut, Asalkan Perbup Bogor Direvisi
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto [Ist]

DPRD Kabupaten Bogor sendiri memberikan angin segar kepada Pemkab Bogor, untuk melanjutkan program Samisade tersebut.

SuaraBogor.id - Program pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat tentang Satu Miliar Satu Desa atau Samisade bisa dilanjutkan kembali, meski Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin saat ini tengah berurusan dengan KPK.

DPRD Kabupaten Bogor sendiri memberikan angin segar kepada Pemkab Bogor, untuk melanjutkan program Samisade tersebut.

Namun, DPRD Kabupaten Bogor sendiri meminta kepada Pemkab Bogor untuk melakukan revisi soal Perbup Samisade tersebut.

"Kami sudah memberi dukungan dengan menyetujui anggarannya dalam APBD 2022. Tapi Perbupnya revisi dulu. Salah satu yang harus dimunculkan dalam Perbup yang baru, soal pajak, juga tim pengawas tingkat desa," kata Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, mengutip dari Antara.

Baca Juga: Berkaca dari Kasus Haryadi Suyuti, Sri Sultan Hamengku Buwono X Ingatkan ASN Tak Khianati Komitmen Antikorupsi

Menurutnya, dalam Peraturan Bupati (Perbup) Bogor nomor 100 tahun 2021 tentang Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa, belum ada kewajiban bagi pemerintah desa penerima Samisade untuk membayar pajak. Kemudian, tim pengawas hanya pada tingkat kecamatan.

"Tim pengawas itu kan terbungkus dalam biaya operasional sebesar lima persen dari total Samisade di tiap desa. Lebih baik diperinci dan diberi pemahaman ke seluruh desa, terutama soal pelaporannya," kata Rudy.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bogor Renaldi Yushab Fiansyah memastikan bahwa proses revisi Perbup mengenai Samisade tidak menjadi kendala untuk pencairan dana.

"Perbup sedang finalisasi, karena saat ini bupatinya masih Plt (Pelaksana tugas), jadi kita perlu persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri untuk menerbitkan Perbupnya," kata Renaldi Yushab.

Ia menyebutkan bahwa kepala desa ataupun masyarakat tidak perlu khawatir, karena Program Samisade tetap berlanjut. Kecuali, bagi desa-desa yang belum menyerahkan laporan pertanggungjawaban (lpj) tahun 2021.

Baca Juga: Dua Terpidana Korupsi Proyek Jalan di Bengkalis Dieksekusi ke Lapas Tangerang

Ia mencatat, hingga kini masih ada sebanyak 50 desa belum menyerahkan lpj dari total sebanyak 413 desa yang menerima program Samisade pada tahun 2021.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait