“Korban mau lari jatuh, dan akhirnya dibacok,” ujar dia.
Tetangga korban, Yusep S mengatakan MRP merupakan anak dari M (47 tahun) dan S (45 tahun), yang pekerjaannya adalah buruh tani.
“Ekonominya pas-pasan, sehingga kami sudah minta bantuan ke Pemdes untuk masalah biaya anak tersebut,” kata Yusep.
Sekretaris Desa Cijulang Indra mengatakan pihaknya sedang melakukan upaya meminta bantuan serta berkoordinasi ke dinas terkait.
“Ia (korban) mengalami luka bacokan pada pipi, bahu, tangan, dan perut,” katanya.