Hotman Paris Sentil Kapolri Usai Oknum DPRD Diduga Aniaya Wanita, Warganet: Gak Sabar Lihat Pak Dewan Digelandang

Hotman Paris menilai tidak pantas seseorang menganiaya wanita sampai seperti itu, apapun alasannya. Karena itulah ia mendesak Kapolri agar segera menahan pelaku.

Galih Prasetyo | Elvariza Opita
Rabu, 24 Agustus 2022 | 17:14 WIB
Hotman Paris Sentil Kapolri Usai Oknum DPRD Diduga Aniaya Wanita, Warganet: Gak Sabar Lihat Pak Dewan Digelandang
Hotman Paris (Instagram/hotmanparisofficial)

Desakan Hotman ini jelas disambut positif oleh warganet. Banyak yang mengaku tidak sabar melihat pelaku dugaan penganiayaan tersebut diciduk oleh pihak berwajib.

"Gak sabar liat pak dewan digelandang malam ini," ujar warganet.

"Abang the best! Sat set satt sett," puji warganet lain.

"Sikat pak kapolri dan pak kapolda sumsel," kata warganet.

Baca Juga:Viral Oknum DPRD Pukuli Wanita Karena Tak Terima Disuruh Antri di SPBU, Hotman Paris: Lawan !

"Warga palembang ikut ngawal pak. Mohon tindak lanjutnya bapak kapolri yang kami hormati," tutur warganet.

"Laporkan dan tangkap bang... Gini yang mau jadi contoh rakyat hhmmmm jangan kasi ampun bangg," tegas warganet lain.

"Jemput woiii bisa ga sih atau kami yang jemput wkwkwk parah lu parah," timpal yang lainnya, dibuat ikut kesal dengan aksi oknum anggota DPRD tersebut.

Pelaku Penganiayaan adalah Kader Partai Gerindra

Pemukulan seorang pria yang diduga anggota Dewan kepada seorang perempuan saat mengantri BBM. (Twitter/@rakeyandetya)
Pemukulan seorang pria yang diduga anggota Dewan kepada seorang perempuan saat mengantri BBM. (Twitter/@rakeyandetya)

Melansir SuaraSumsel.id, oknum anggota DPRD yang melakukan penganiayaan tersebut berinisial SZ dan berasal dari Partai Gerindra.

Baca Juga:Bergaya Nyentrik Dan Mewah, Kekayaan Hotman Paris Sentuh Angka Triliunan

SZ rupanya adalah salah satu politikus senior di Palembang dan telah terpilih 3 periode untuk menjadi anggota DPRD Kota Palembang. Saat ini SZ ditugaskan di Komisi II DPRD Kota Palembang.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak