Kengerian di Pintu 13 Trending Topic di Twitter, Publik: Saya Tidak Tahan Untuk Membaca, Ini Sangat Memilukan

Artikel yang dibuat oleh Suara.com itu saat ini menjadi perbincangan publik, yang menceritakan peristiwa memiukan pada tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Andi Ahmad S
Selasa, 04 Oktober 2022 | 19:59 WIB
Kengerian di Pintu 13 Trending Topic di Twitter, Publik: Saya Tidak Tahan Untuk Membaca, Ini Sangat Memilukan
Kode 1312 di Stadion Kanjuruhan (Suara.com/Dimas Angga Perkasa)

SuaraBogor.id - Kengerian di Pintu 13 saat ini trending topic di Twitter. Pasalnya, pemberitaan itu membahas soal peristiwa Kanjuruhan yang sebenarnya terjadi, Sabtu (1/10/2022) usai laga Persebaya Surabaya versus Arema FC.

Artikel yang dibuat oleh Suara.com itu saat ini menjadi perbincangan publik, yang menceritakan peristiwa memiukan pada tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Bahkan, salah satu netizen pada cuitannya mengatakan tidak tahan saat membaca seluruh artikel tersebut karena sangat memilukan.

"Saya bahkan tidak tahan untuk membaca seluruh artikel, ini sangat memilukan. turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk semua korban dan keluarganya," cuit akun @insentyent.

Baca Juga:Iwan Bule Diminta Mencontoh Langkah Azwar Anas Saat Jadi Ketum PSSI yang Mundur karena Skandal Sepak Bola Gajah

Dalam bahasa Inggris "I couldn’t even stand to read the whole article, this is so heartbreaking. deep condolences for all victims and their family,"

Tidak hanya itu saja. Salah satu pengguna Twitter itu juga mengatakan bahwa Seorang saksi mata berusaha mengeluarkan penggemar dari Gerbang 13 yang terkunci.

Dia meminta bantuan dari seorang petugas berseragam tapi entah kenapa disambut dengan komentar mengejek. Ketika dia kembali dengan pelayan, sudah terlambat.

"Seorang saksi mata berusaha mengeluarkan penggemar dari Gerbang 13 yang terkunci. Dia meminta bantuan dari seorang petugas berseragam tapi entah kenapa disambut dengan komentar mengejek. Ketika dia kembali dengan pelayan, sudah terlambat," cuit akun @FirzieIdris.

Dalam bahasa Inggris. "A harrowing article by the team at
@suaradotcom. An eyewitness was trying to get fans out of the locked Gate 13. He asked help from a uniformed officer but inexplicably was met with derisory comments. When he went back with stewards, it was too late,"

Baca Juga:Polri Kembali Disorot Kini Dicolek Media Raksasa Amerika Singgung Gas Air Mata, Warganet: Gimana Pak?

Untuk diketahui, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menjamin Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan bekerja secara profesional dan transparan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini