“Beberapa warga usai salat subuh malah diajak ribut. Ini kaca kios tukang bubur hancur,” jelas Anang (54), salah seorang saksi mata.
Ia juga melihat beberapa orang geng motor tersebut membawa senjata tumpul seperti tingkat bisbol, kayu dan stik besi. Lalu merusak beberapa bagian kios bubur.
“Gak tahu masalahnya apa? Tiba-tiba saja mereka merusak dan mengancam warga,” katanya.
Tim Maung Galunggung Polresta Tasikmalaya yang mendapat laporan masyarakat langsung mendatangi lokasi.
Baca Juga:Dikira Boneka, Warga Temukan Mayat Pria dengan Tangan Kanan Terborgol di Sungai Ciwulan Tasikmalaya
“Kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada penyerangan di Jalan SL Tobing tepatnya dekat Bubur Betet," ucap Katim Maung Galunggung, Ipda Ipan Faisal.
Menurut penuturan warga, selama ini tidak pernah ada keributan antara geng motor atau dengan warga setempat.
“Warga menyatakan geng motor sering melintas di lokasi tersebut,” katanya.