Diterjang Longsor Tahun 2020 Ini Potret Miris SDN 05 Cileuksa, Luput dari Perhatian Pemkab Bogor

Hingga saat ini SDN 05 Cileuksa tersebut belum juga diperbaiki oleh Pemkab Bogor, bahkan kondisinya sangat memprihatinkan.

Andi Ahmad S
Sabtu, 17 Desember 2022 | 09:46 WIB
Diterjang Longsor Tahun 2020 Ini Potret Miris SDN 05 Cileuksa, Luput dari Perhatian Pemkab Bogor
Potret memprihatinkan SDN 05 Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor [Bogordaily]

SuaraBogor.id - Pasca diterjang bencana alam longsor tahun 2020 lalu, kondisi SDN 05 Cileuksa Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat nampaknya luput dari perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor.

Hingga saat ini SDN 05 Cileuksa tersebut belum juga diperbaiki oleh Pemkab Bogor, bahkan kondisinya sangat memprihatinkan.

Dari pantauan pada Rabu 14 Desember 2022, yang dilihat ada tiga ruangan belajar siswa rusak terbengkalai sampai sampai ruangan tersebut dipenuhi oleh rumput yang tinggi.

Menurut salah seorang Guru SDN 05 Cileuksa Erwan mengatakan dengan kondisi yang saat ini satu lokal rusak puluhan siswa terpaksa dibagi waktu belajarnya.

Baca Juga:2 Monyet Mati Diduga Tak Terawat, Wali Kota Bima Arya Instruksikan Mini Zoo Bogor Ditutup Sementara

“Kalau untuk siswa di sini ada 98 orang saat ini dibagi tiga kelas pagi sama siang sebenarnya SD cileuksa 05 ada dua titik yang satu lagi ada di Cijairin,” katanya kepada wartawan.

Erwan mengatakan, alasan sekolah Cileuksa yang lambat dibangun tersebut diduga, karena pihak terkait hanya melihat kondisi sekolah yang berada di kampung Cijairin yang lebih bagus, padahal gedung tersebut berasal dari hibah perusahaan bukan dari Dinas Pendidikan.

“Cuman ada hibah dari yayasan bangunannya, makanya yang terdeteksi SDN 05 itu yang di sana di Cijairin karena bangunanya bagus. Sedangkan yang induknya itu di sini di Ciparengpeng. Dan kami tidak menerima kalo rehab kelas pengenya gedung baru dan untuk tempat, bapak kepala Desa juga sudah menyiapkan lahan hibah untuk sarana pendidikan," imbuhnya.

Sementara itu, menurut Kepala Desa Cileuksa Ujang Ruhyadi pasca bencana tersebut, dirinya mengakui tidak bisa bekerja sendirian dalam memulihkan sarana dan infrastruktur di wilayahnya tersebut, walaupun sudah ada beberapa perusahaan yang memberikan CSR kepada desanya.

“Secara kebutuhan pemulihan di desa Cileuksa ini sangat banyak, kami bisa mengcover beberapa dari jemput bola kami dari CSR agar tidak terlalu mengandalkan APBD Pemkab Bogor, beberapa sarana bisa dibenahi dan tercover oleh itu, tetapi bila pemerintah kabupaten tidak terjun membantu itu sama saja bohong,” katanya.

Baca Juga:Uang Ratusan Juta di Rekening Raib, Kepsek SDN 4 Ratnadaya Ogah Damai dengan Terduga Pelaku

Padahal menurutnya, dari mulai Plt Bupati dan dinas terkait sudah terjun langsung dalam memulihkan pasca bencana tetapi untuk dinas pendidikan dari awal sampai saat ini belum pernah melihat secara langsung datang melihat kondisi pendidikan di wilayah kecamatan Sukajaya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini