SuaraBogor.id - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah yang jatuh pada Senin, 31 Maret 2025, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Islam yang merayakan.
Ia berharap Idul Fitri menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.
"Selamat Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin," ujar Sastra Winara.
Selain itu, ia mengajak masyarakat Kabupaten Bogor untuk menjadikan Idulfitri sebagai kesempatan mempererat persatuan dan membangun keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.
Baca Juga:Kabut Tebal Ganggu Jarak Pandang di Puncak, Pemudik Harus Waspada
"Mari kita terus merajut persaudaraan agar tetap menjadi bangsa yang rukun dan damai, bersatu dalam membangun Indonesia, dimulai dari Kabupaten Bogor," tuturnya.
Sastra Winara juga memberikan pesan khusus kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran. Ia berharap perjalanan mereka lancar dan aman sehingga dapat bertemu dengan keluarga serta sanak saudara dengan penuh kebahagiaan.
"Selamat bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat. Semoga perjalanan Anda lancar dan selamat hingga tujuan," ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Sastra Winara mendoakan agar Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan serta melindungi seluruh masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
"Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan dan senantiasa membimbing serta melindungi kita semua," tambahnya.
Baca Juga:Kemenimigrasian Pangkas Anggaran Negara Puluhan Miliar Rupiah Lewat Remisi
Dengan pesan penuh makna ini, Sastra Winara berharap Idulfitri tahun ini menjadi ajang untuk memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan persaudaraan di tengah masyarakat Kabupaten Bogor.
Informasi Tambahan Untuk Pemudik
Berikut Ini Tips Mudik Aman
Mudik Lebaran bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan jika dipersiapkan dengan baik. Berikut beberapa tips agar perjalanan mudik Anda aman dan nyaman:
1. Persiapkan Kendaraan dengan Baik
Periksa kondisi mesin, oli, rem, ban, dan aki.
Pastikan bahan bakar terisi penuh sebelum berangkat.
Bawa perlengkapan darurat seperti ban serep, dongkrak, dan toolkit.
2. Pastikan Kondisi Fisik Prima
Istirahat cukup sebelum perjalanan.
Jangan memaksakan diri menyetir dalam kondisi mengantuk.
Jika perjalanan jauh, istirahat setiap 3-4 jam.
3. Manfaatkan Teknologi untuk Pantau Lalu Lintas
Gunakan aplikasi seperti Google Maps atau Waze untuk memantau kepadatan jalan.
Ikuti akun resmi Dishub atau kepolisian untuk info arus mudik.
4. Bawa Bekal dan Uang Tunai Secukupnya
Siapkan makanan ringan dan air mineral untuk di perjalanan.
Simpan uang tunai secukupnya untuk tol dan kebutuhan mendesak.
5. Waspada Keamanan dan Barang Bawaan
Simpan barang berharga di tempat aman dan jangan mencolok.
Pastikan rumah yang ditinggalkan aman (kunci pintu, cabut listrik yang tidak perlu).
Laporkan ke RT/RW atau tetangga jika meninggalkan rumah dalam waktu lama.
6. Hindari Jam-Jam Padat
Berangkat lebih awal atau setelah puncak arus mudik.
Jika menggunakan transportasi umum, beli tiket jauh-jauh hari untuk menghindari kehabisan.
Berikut Tata Cara Sholat Idul Fitri Dilansir dari Berbagai Sumber:
Niat Sholat Idul Fitri
Sebelum memulai sholat, dianjurkan untuk melafalkan niat sebagai berikut:
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (إِمَامًا/مَأْمُوْمًا) لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Ushallî sunnatan li 'îdil fithri rak'ataini (imâman/makmûman) lillâhi ta'âlâ
Artinya:
"Aku berniat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat (sebagai imam/makmum) karena Allah Ta'ala."
Takbiratul Ihram
Setelah niat, lakukan takbiratul ihram dengan mengucapkan "Allahu Akbar" sambil mengangkat kedua tangan.
Takbir Tambahan pada Rakaat Pertama
Setelah takbiratul ihram, membaca doa iftitah, kemudian melakukan takbir tambahan sebanyak tujuh kali. Di antara setiap takbir, disunnahkan membaca:
Arab:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Latin:
Subhânallâh walhamdulillâh wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar
Artinya:
"Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar."
Membaca Surat Al-Fatihah dan Surat Pendek
Setelah takbir tambahan, membaca Surat Al-Fatihah dilanjutkan dengan surat pendek, dianjurkan membaca Surat Al-A'la.
Ruku', I'tidal, Sujud, dan Duduk Antara Dua Sujud
Melanjutkan gerakan sholat seperti biasa: ruku', i'tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua.
Takbir Tambahan pada Rakaat Kedua
Setelah berdiri untuk rakaat kedua, melakukan takbir tambahan sebanyak lima kali sambil mengangkat tangan dan membaca bacaan seperti pada rakaat pertama.
Membaca Surat Al-Fatihah dan Surat Pendek
Setelah takbir tambahan, membaca Surat Al-Fatihah dilanjutkan dengan surat pendek, dianjurkan membaca Surat Al-Ghasyiyah.
Ruku', I'tidal, Sujud, dan Duduk Tasyahud Akhir
Melanjutkan gerakan sholat seperti biasa hingga duduk tasyahud akhir.
Salam
Mengakhiri sholat dengan mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri.
Khutbah Idul Fitri
Setelah sholat, imam menyampaikan khutbah Idul Fitri yang terdiri dari dua khutbah, dipisahkan dengan duduk sejenak. Jamaah dianjurkan untuk mendengarkan khutbah hingga selesai.
Demikian tata cara sholat Idul Fitri beserta bacaannya. Semoga bermanfaat dalam mempersiapkan ibadah di hari yang fitri.