- Siswa Kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka menelaah struktur teks ulasan novel "Sepatu Dahlan" pada halaman 113.
- Teks ulasan tersebut terdiri atas empat struktur utama, yaitu orientasi, sinopsis, analisis, dan evaluasi.
- Analisis memuat identitas novel, ringkasan cerita, pembedahan tema utama, dan penilaian akhir pengulas.
SuaraBogor.id - Melanjutkan pembahasan pada Bab 4. Mengulas Karya Fiksi dalam buku Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka, siswa kini diajak masuk ke tahap yang lebih teknis.
Setelah memahami informasi umum dan menceritakan kembali isi ulasan, tantangan berikutnya ada pada halaman 113.
Pada halaman ini, terdapat tugas Kegiatan 4. Menelaah Struktur Teks Ulasan.
Siswa diminta untuk membedah teks ulasan novel "Sepatu Dahlan" dan memasukkan bagian-bagiannya ke dalam tabel struktur yang tepat.
Baca Juga:Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 111 Kurikulum Merdeka
Memahami struktur ini sangat krusial agar siswa nantinya mampu menulis resensi buku mereka sendiri dengan sistematis.
Berikut adalah analisis struktur dari teks ulasan novel "Sepatu Dahlan" untuk mengisi tabel pada halaman 113:
1. Bagian Struktur: Orientasi
Alasan/Bukti: Paragraf ini berisi pengenalan identitas novel, seperti judul (Sepatu Dahlan), penulis (Khrisna Pabichara), dan gambaran umum bahwa novel ini menceritakan kisah masa kecil Dahlan Iskan.
2. Bagian Struktur: Sinopsis
Baca Juga:Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 121 Kurikulum Merdeka
Alasan/Bukti: Paragraf ini menceritakan ringkasan cerita, mulai dari kehidupan Dahlan di Kebon Dalem, keinginannya memiliki sepatu dan sepeda, hingga perjuangannya berjalan kaki puluhan kilometer tanpa alas kaki.
3. Bagian Struktur: Analisis
Alasan/Bukti: Pada paragraf ini, pengulas mulai membedah unsur cerita. Disebutkan tentang tema utama (pendidikan dan kemiskinan) serta bagaimana penulis novel menggambarkan karakter tokoh dan suasana batinnya dengan apik.
4. Bagian Struktur: Evaluasi
Alasan/Bukti: Ini adalah bagian penutup yang berisi penilaian subjektif pengulas. Pengulas menyatakan kelebihan novel ini (menginspirasi) dan memberikan rekomendasi bahwa buku ini layak dibaca oleh siapa saja yang membutuhkan motivasi.