- Niat puasa Ramadan merupakan rukun fundamental; diucapkan dalam hati atau lisan sebelum fajar sebagai syarat sah ibadah.
- Waktu terbaik melafalkan niat puasa adalah setelah magrib hingga sebelum waktu imsak pada hari puasa.
- Doa berbuka puasa hendaknya dibaca setelah membatalkan puasa sebagai ungkapan syukur dan permohonan pahala.
SuaraBogor.id - Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi telah tiba. Setelah seharian penuh menahan lapar dan haus, setiap muslim yang menjalankan ibadah puasa akan merasakan berkah dan ketenangan.
Namun, agar ibadah puasa kita sempurna dan diterima Allah SWT, penting untuk mengetahui dan melafalkan doa niat puasa serta doa berbuka puasa yang sahih.
1. Doa Niat Puasa Ramadan: Pondasi Sahnya Ibadahmu.
Niat puasa Ramadan adalah rukun puasa yang paling fundamental. Tanpa niat, puasa seseorang tidak dianggap sah secara syariat.
Baca Juga:4 Rekomendasi Tempat Ngabuburit Asyik dan Spot Takjil Hits di Sentul Bogor
Niat diucapkan dalam hati, namun dianjurkan juga untuk melafalkannya secara lisan untuk mempertegas. Waktu terbaik untuk berniat adalah setelah magrib (masuk waktu Isya) hingga sebelum terbit fajar (waktu imsak) di hari akan berpuasa.
Bacaan Latin:
"Nawaitu shauma ghadin ‘an ad’i fardhi syahri Ramadhna hdzihis sanati lillhi ta‘l."
Artinya:
"Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta‘ala."
Baca Juga:Jadwal Imsakiyah Bogor 18 Februari 2026 Khusus Warga Muhammadiyah
2. Doa Buka Puasa Ramadan: Syukur Atas Nikmat dan Mohon Ampunan
Momen berbuka puasa adalah saat yang penuh keberkahan dan sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa, karena ini adalah salah satu waktu mustajab doa.
Doa berbuka puasa dibaca setelah kita membatalkan puasa dengan kurma dan air putih, atau sebelum menyantap hidangan utama.
Bacaan Latin:
"Allhumma laka shumtu wa bika mantu wa ‘ala rizqika afthartu. Dzahabazh zhamau wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insy’allhu ta‘l."
Artinya:
"Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, dan telah tetaplah pahala, insya Allah Ta’ala."