- Dugaan pelecehan seksual oleh mahasiswa IPB University mencuat melalui tangkapan layar percakapan vulgar yang viral di media sosial.
- Korban diduga mengalami intimidasi dan tekanan dari senior agar kasus diselesaikan secara kekeluargaan demi menjaga reputasi departemen.
- BEM FTT dan Satgas PPKS IPB kini mendampingi korban serta melakukan investigasi resmi untuk memproses tindakan asusila tersebut.
BEM FTT menegaskan komitmennya untuk mendampingi korban agar bisa memberikan keterangan di tingkat fakultas tanpa rasa takut.
Fokus utama adalah memastikan tidak ada lagi normalisasi atas perilaku buruk tersebut.
"BERKOMITMEN penuh untuk terus mengawal hak-hak korban sesuai dengan peraturan tata tertib kehidupan kampus IPB, dan memastikan terciptanya ruang aman yang bebas dari ancaman kekerasan seksual bagi seluruh mahasiswa FTT," tulis akun Instagram @bemfttipb.
Pihak mahasiswa dan kampus telah memfasilitasi pertemuan antara pihak fakultas dengan terduga pelaku.
Baca Juga:Sentul City Jadi Basis Penipuan Daring, 13 WNA Jepang Diusir dari Indonesia
Atas permintaan korban, pertemuan langsung dengan pengawasan otoritas resmi juga telah dilakukan untuk menggali kronologi secara objektif dan transparan.
Pihak rektorat IPB University menyatakan kecaman keras dan memastikan bahwa proses penelusuran sedang berlangsung di tingkat Satgas PPKS (Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual).