Ini Dia Alasan Kenapa HJB Ke-544 Bogor Digelar di Desa Malasari

Keputusan ini adalah pesan jelas dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bahwa pembangunan tidak hanya berpusat di perkotaan, tetapi juga harus menyentuh hingga ke desa-desa

Andi Ahmad S
Kamis, 07 Mei 2026 | 19:11 WIB
Ini Dia Alasan Kenapa HJB Ke-544 Bogor Digelar di Desa Malasari
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (ANTARA/M Fikri Setiawan)
Baca 10 detik
  • Pemerintah Kabupaten Bogor akan merayakan Hari Jadi Bogor ke-544 di Desa Malasari pada 3 Juni 2026 mendatang.
  • Pemilihan lokasi di kaki Gunung Halimun Salak bertujuan untuk mendukung pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok daerah.
  • Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi lokal melalui keterlibatan langsung masyarakat serta pemanfaatan fasilitas penginapan penduduk setempat.

SuaraBogor.id - Perayaan Hari Jadi Bogor atau HJB ke-544 di tahun 2026 ini akan menghadirkan nuansa yang berbeda. Jika biasanya acara tersebut digelar di halaman kantor pemerintah daerah di wilayah Cibinong.

Kali ini Pemkab Bogor mengambil keputusan strategis untuk memusatkan peringatan HJB di lokasi yang jauh lebih pelosok Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, tepatnya di kaki Gunung Halimun Salak.

Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan, melainkan merupakan bagian dari upaya kuat Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mendorong pemerataan pembangunan hingga wilayah pelosok.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa ini adalah kali pertama peringatan HJB dipusatkan di kawasan kaki Gunung Halimun Salak, tepatnya di Kampung Citalahab, Desa Malasari.

Baca Juga:Pertama dalam Sejarah! HJB ke-544 Dipusatkan di Kaki Gunung Halimun Salak

"Sudah fix di Desa Malasari pada 3 Juni 2026,” kata Ajat, dilansir dari Antara, Kamis (7/5/2026).

Keputusan ini adalah pesan jelas dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bahwa pembangunan tidak hanya berpusat di perkotaan, tetapi juga harus menyentuh hingga ke desa-desa terpencil.

Malasari, dengan keindahan alamnya yang menawan namun akses yang dulunya sulit, menjadi simbol daerah yang kini mulai diperhatikan.

Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya yang umumnya terpusat di kawasan perkotaan, konsep peringatan HJB tahun ini dibuat sederhana dan menyatu dengan masyarakat.
"Nanti konsepnya senatural mungkin, berbaur dengan masyarakat. Jadi tidak bermewah-mewah,” ujar Ajat.

Proses pembangunan jalan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. ANTARA
Proses pembangunan jalan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. ANTARA

Rangkaian utama HJB tetap meliputi upacara dan sidang paripurna DPRD Kabupaten Bogor. Namun, lokasi pelaksanaan masih disurvei untuk menyesuaikan kondisi lapangan di kawasan Citalahab. Pendekatan ini diharapkan dapat lebih mendekatkan pemerintah dengan rakyat dan menciptakan suasana yang lebih akrab.

Baca Juga:5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China

Salah satu tujuan utama di balik pemilihan Desa Malasari adalah untuk memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat. Bupati Bogor Rudy Susmanto menginginkan perayaan HJB ini menjadi momentum untuk menggerakkan ekonomi lokal.

"Harapan Pak Bupati nanti ada perputaran ekonomi yang bagus. Makanya pimpinan menginap di homestay atau rumah penduduk,” kata Ajat.

Selain upacara di kawasan Citalahab, para pimpinan daerah juga dijadwalkan bermalam di Pendopo Bupati Malasari sebelum bergeser menuju lokasi kegiatan utama.

Ini adalah strategi konkret untuk memastikan uang berputar di tingkat desa dan memberikan manfaat langsung kepada warga, terutama pemilik homestay dan UMKM lokal.

Pemkab Bogor menilai pemilihan Malasari sebagai pusat perayaan HJB tidak terlepas dari perubahan besar yang terjadi di wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Terutama setelah pembangunan Jalan Nirmala sepanjang 18,5 kilometer tuntas.

Jalan yang sebelumnya rusak dan sulit dilalui itu kini telah dibeton, membuka akses menuju kawasan wisata kaki Gunung Halimun Salak dan tentu saja, Desa Malasari. Infrastruktur ini menjadi kunci vital bagi pengembangan daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak