- Disbudpar Cianjur meluncurkan strategi promosi digital dan kolaborasi influencer untuk memajukan sektor pariwisata daerah tahun 2026.
- Pemerintah menargetkan kunjungan tiga juta wisatawan domestik dan mancanegara melalui rangkaian kegiatan seni, budaya, serta olahraga.
- Pengembangan sarana prasarana dilakukan di destinasi wisata utara hingga selatan guna meningkatkan Pendapat Asli Daerah Cianjur.
SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) tancap gas untuk memulihkan dan meningkatkan sektor pariwisata daerah.
Menatap tahun 2026, Disbudpar Cianjur meluncurkan strategi promosi masif yang menyisir potensi wisata dari wilayah utara yang sejuk hingga eksotisme pesisir selatan.
Langkah strategis ini diambil guna mencapai target ambisius kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik sebanyak 3 juta orang sepanjang tahun 2026.
Kepala Disbudpar Cianjur, Yudha Azwar, menjelaskan bahwa pola promosi tahun ini mengalami transformasi dengan lebih banyak melibatkan ekosistem digital.
Baca Juga:5 Rekomendasi Wisata Alam Sukamakmur Bogor Wajib Dikunjungi Mei 2026
Tidak hanya mengandalkan media konvensional, Pemkab Cianjur kini menggandeng para pemengaruh (influencer) yang memiliki basis massa besar untuk mengenalkan wajah baru Cianjur.
"Kami melibatkan pelaku pariwisata, sektor perhotelan, hingga promosi masif di media sosial. Keterlibatan influencer diharapkan mampu menjangkau generasi milenial dan Gen Z agar tertarik mengeksplorasi kekayaan alam Cianjur," ujar Yudha Azwar dilansir dari Antara, Senin (29/6/2026).
Berbagai promosi yang dilakukan ditunjang dengan kegiatan seni dan budaya khas Cianjur sebagai penunjang keberadaan destinasi wisata, termasuk menggelar berbagai kegiatan olahraga lari yang diikuti berbagai kalangan dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) hingga luar negeri.
Kegiatan tersebut masuk dalam kalender tahunan pariwisata di Cianjur, sehingga target angka kunjungan tahun 2026 dapat tercapai sekaligus dapat menunjang Pendapat Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.
"Kami akan terus menggencarkan promosi termasuk mengikuti berbagai kegiatan yang sama di tingkat provinsi dan pusat, sehingga berbagai destinasi wisata yang dimiliki Cianjur dapat dikenal luas mulai dari dalam hingga luar negeri," katanya.
Baca Juga:Tragedi Curug Cisadane Bogor: Asyik Berfoto, Tiga Wisatawan Terseret Arus
Sementara itu Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan sektor pariwisata menjadi peluang besar untuk meningkatkan PAD, sehingga berbagai peluang harus ditangkap pemerintah daerah termasuk menggencarkan promosi guna menarik wisatawan.
Dia menjelaskan tren wisatawan sekarang lebih mencari suasana dan destinasi yang berbeda dari yang sudah ada, dimana berbagai destinasi wisata baru banyak terdapat di Cianjur cukup menjanjikan untuk dikunjungi.
"Kami meminta seluruh dinas dan instansi ikut mendorong pengembangan dan penataan bersama di destinasi wisata andalan mulai dari utara hingga selatan Cianjur, termasuk menyediakan sarana prasarana penunjang guna memudahkan wisatawan untuk sampai," katanya.