- Pemerintah Kabupaten Bogor merencanakan pengoperasian bus listrik ramah lingkungan untuk transportasi wisata kawasan Puncak pada 11 Agustus 2026.
- Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan proyek rute wisata tersebut dikembangkan melalui kolaborasi bersama mitra swasta untuk efisiensi APBD.
- Pemerintah daerah bertugas menyediakan fasilitas lahan parkir, stasiun pengisian daya, serta sumber daya manusia pendukung operasional.
SuaraBogor.id - Bikin liburan ke Puncak makin nyaman dan ramah lingkungan! Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah mematangkan rencana pengoperasian bus listrik menuju kawasan wisata favorit tersebut. Rencana ini digadang-gadang jadi solusi transportasi publik sekaligus pendorong sektor pariwisata lokal.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyebutkan bahwa konsep armada bus listrik khusus wisata ini sedang dipersiapkan matang-matang oleh pemerintah daerah.
"Kami meminta ada beberapa unit yang dikhususkan untuk armada pariwisata," tegas Rudy, dilansir dari Antara, Selasa (11/8/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah rute yang sedang dikaji, antara lain Cibinong-Kebun Raya Bogor, Cibinong-Stadion Pakansari-Margo City, hingga rute dari Pakansari menuju kawasan Puncak di perbatasan Kabupaten Bogor dan Cianjur.
Baca Juga:Akses Menuju Kantor Pemkot Bogor Baru Mulai Dibangun, Nilai Proyek Tembus Rp11,5 Miliar
Menurut Rudy, pengembangan layanan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas wisatawan menuju berbagai destinasi unggulan, sekaligus menjadi alternatif transportasi yang ramah lingkungan.
Selain mengembangkan rute wisata, Pemkab Bogor juga masih mengevaluasi uji coba bus listrik pada koridor Bojonggede-Sentul yang telah berlangsung selama tiga bulan.
Rudy menuturkan pengembangan layanan bus listrik akan diupayakan melalui kolaborasi dengan pihak swasta agar tidak membebani anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
Dalam skema yang dikaji, pemerintah daerah menyiapkan lahan parkir, stasiun pengisian daya (charging station), serta sumber daya manusia, sementara pengadaan maupun pengoperasian armada dapat dilakukan melalui kerja sama dengan mitra swasta.
"Kami persiapkan lahan parkir, stasiun charger, dan SDM, sehingga bagaimana caranya meminimalisir anggaran APBD yang keluar," ujar Rudy.
Baca Juga:Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor
Ia menambahkan, pengembangan bus listrik diharapkan tidak hanya memperkuat sistem transportasi publik, tetapi juga meningkatkan akses menuju kawasan wisata yang menjadi salah satu penggerak ekonomi Kabupaten Bogor.