Pebriansyah Ariefana
Selasa, 02 Februari 2021 | 15:50 WIB
Pemukiman warga Warga Kampung Muril, RW 15, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang berada sangat dekat dengan Sesar Lembang. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

SuaraBogor.id - Warga ketakutan dari gempa besar Jawa Barat yang diakibatkan dari gerakan Sesar Lembang. Patahan gempa bumi itu bisa menyebabkan Jawa Barat gempa besar 7 skala richter.

Terlebih berpotensi merusak. Gempa bumi sebesar itu setara dengan kekuatan gempa yang melanda Sulawesi Utara pada 21 Januari lalu.

Potensi Jawa Barat gempa bumi 7 SR merupakan hasil penelitian yang telah dilakukan para ilmuwan, termasuk LIPI, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), hingga BMKG. Estimasi yang dihitung dari geometri sesarnya.

Namun, besaran tersebut merupakan estimasi maksimal yang dapat ditimbulkan oleh pergerakan Sesar Lembang.

Artinya, tidak menutup kemungkinan gempa yang muncul memiliki magnitudo yang lebih kecil.

Warga Kampung Muril yang pernah merasakan gempa Sesar Lembang (Ayobandung.com/Tri Junari)

"Bisa dikatakan seperti itu. Magnitudo M6,5 - M7 merupakan estimasi magnitudo maksimum gempa bumi yang bisa terjadi, dihitung dari geometri sesarnya. Artinya bila seluruh segmen sesarnya bergerak, bisa memicu gempa dengan kekuatan maksimum," ungkap Kepala Sub Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Wilayah Barat PVMBG Ahmad Solihin ketika dihubungi, Selasa (2/2/2021).

Bila yang bergerak hanya sebagian, maka gempa Sesar Lembang dapat hadir dengan magnitudo yang lebih kecil.

Seperti yang pernah terjadi di Kampung Muril, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada 2011. Gempa Sesar Lembang kala itu berkekuatan magnitudo 3,3.

"Memungkinkan sekali yang bergerak hanya sebagian dari segmen sesarnya dan menghasilkan gempa dengan kekuatan yang lebih kecil. Gempa merusak karena Sesar Lembang di antaranya terjadi pada 2011, dengan magnitudo M3,3 dan menyebabkan kerusakan di Kampung Muril," jelasnya.

Baca Juga: ACT Distribusikan 1.000 Ton Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar

Warga Kampung Muril, RW 15, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menceritakan dahsyatnya goncangan gempa bumi yang dipicu Sesar Lembang pada 2011 lalu kepada Suara.com, Kamis (28/1/2021) [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

Meski demikian, besaran magnitudo tersebut adalah estimasi yang didapat dari permodelan. Tidak ada yang dapat memastikan bahwa besaran tersebut 100% akurat.

"Jika kita bicara tentang kejadian gempa bumi, banyak sekali parameter-parameter yang tidak kita ketahui atau tidak dapat diukur secara pasti. Sampai saat ini belum ada ahli ataupun alat yang dapat memprediksi kejadian gempa bumi secara akurat, baik dari segi waktu, lokasi maupun kekuatannya," ungkapnya.

Load More