SuaraBogor.id - Viral video di balik pembuatan konten Wali Kota Bogor Bima Arya mengumumkan kebijakan ganjil genap akhir pekan. Behind The Scene video itu dinilai langgar protokol kesehatan dan membahayakan.
Netizen menilai bahwa pada pengambilan video sosialisasi itu, Bima Arya turut didampingi Kapolresta Bogor Kota, Dandim 0606/Kota Bogor tak menerapkan protokol kesehatan (Prokes).
Terlihat, videographer saat melakukan syuting pengambilan video sosialisasi penerapan ganjil genap itu tak menerapak Prokes dengan baik.
Sang videographer itu terlihat mengambil videonya dari depan dengan posisi tengkurap di mobil, yang turut dipegang oleh pria berbaju putih lainnya di kanan dan kiri sebanyak tiga orang.
Proses pembuatan video itu pun saat ini viral di berbagai media sosial, baik itu Twitter maupun Instagram.
Salah seorang netizen yang menyebarkan proses pembuatan video itu, mengunggah di Twitter dengan akun @masih_proses02.
"Oh ternyata," tulis netizen tersebut yang sangat menyayangkan tidak menerapkan prokes dengan baik, walaupun memang semuanya menggunakan masker.
Video itupun diunggah pada Jumat (5/2/2021) pukul 14.22 WIB, 161 retweet, 29 tweet kutipan, 414 suka.
Para netizen pun banyak yang kritik terkait pengambilan video tanpa prokes jaga jarak tersebut. selain itu membahayakan.
Baca Juga: Besok Kota Bogor Terapkan Ganjil Genap, Berikut Titik-Titik Penjagaannya
"Hasil rekayasa," tulis akun dengan nama @Rudetiawanst.
"Ini lah orang, tidak memiliki kapasitas namun ingin menjadi pemimpin. Dia coba tutupi dengan pencitraan," tulis akun dengan nama @KushOnedY.
Diusir dari Bogor
Warga pembawa mobil atau motor ke Kota Bogor akan diusir jika menggunakan plat nomor ganjil, Sabtu (5/2/2021) hari ini. Sebab Kota Bogor sudah menerapkan aturan ganjil genap.
Pemerintah Kota Bogor bersama unsur Forkopimda sepakat akan menerapkan kebijakan ganjil-genap setiap akhir pekan bagi kendaraan roda dua maupun roda empat untuk mengurangi mobilitas warga di tengah meningkatnya kasus positif Covid-19.
Keputusan ini disampaikan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya dan Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro di sela pemantauan karantina RW Zona Merah di Perumahan Duta Kencana, Tanah Sareal, Kamis (4/2/2021).
Berita Terkait
-
Insentif Bebas Ganjil Genap untuk Mobil Listrik Mau Dicabut? Ini Kata Menperin
-
Pemerintah Dorong Usulan Kendaraan Hybrid dan PHEV Bebas Ganjil Genap
-
Leapmotor Sebut Penghapusan Ganjil Genap Bisa Pengaruhi Minat Beli Mobil Listrik
-
Pemprov Bali Perpanjang Skema Ganjil-Genap BBM Subsidi Hingga 23 Oktober
-
Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran Kondusif Saat Penerapan Ganjil Genap Pengisian BBM di Bali
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan
-
Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak
-
Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang
-
20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor