SuaraBogor.id - Hujan deras yang mengguyur di beberapa daerah menyebabkan banjir di sejumlah titik seperti Jakarta, Jawa Barat hingga Banten.
Banjir ini biasa terjadi karena tingginya curah hujan yang diperparah dengan kurangnya resapan air sehingga terjadi genangan. Akibatnya, air masuk ke area pemukiman dan menenggelamkan rumah-rumah warga.
Banjir yang dangkal, pada dasarnya tidak terlalu membahayakan. Namun, masuknya air ke dalam rumah terkandang menjadi permasalahan yang cukup menyulitkan.
Selain itu, air yang kotor juga bisa menyebabkan berbagai penyakit pada seseorang. Untuk itu, biasanya wilayah yang tergenang banjir diharapkan untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan aman.
Saat terjadi banjir, biasanya seseorang masih bingung apa saja hal yang harus dilakukannya. Berikut terdapat beberapa tips yang dapat dilakukan saat terjadi banjir seperti yang dikutip dari BBC, di antaranya:
1. Kumpulkan barang-barang penting
Saat banjir air dapat merusak hal-hal penting yang ada di rumah, terutama surat-surat dan peralatan elektronik. Untuk itu, saat terjadi banjir, diharap untuk segera mengumpulkan barang-barang yang penting dan bawa ke tempat yang lebih tinggi sehingga tidka terkena air.
2. Kumpulkan air bersih
Jika banjir belum terlalu tinggi, kumpulkan persediaan air bersih. Biasanya banjir menyebabkan air menjadi keruh. Hal tersebut sangat buruk untuk kesehatan, apalagi jika untuk dikonsumsi. Untuk itu, jika sempat, kumpulkan air bersih sebisa mungkin untuk persediaan jika dibutuhkan.
3. Pindahkan keluarga dan hewan peliharaan
Jika memiliki rumah dua lantai dapat digunakan sebagai tempat evakuasi sementara sampai banjir surut. Selain itu, jika memliki hewan peliharaan usahakan untuk memindahkannya juga ke tempat yang lebih tinggi sehingga tidak terkena banjir.
4. Matikan gas dan listrik
Gas dan listrik yang tetap menyala akan sangat berbahaya jika banjir datang. Untuk itu, saat air sudah mulai memasuki rumah usahakan untuk mematikannya. Jika membutuhkan untuk penerangan, pindahkan aliran listrik ke tempat yang lebih tinggi sehingga tidak terkena air.
Baca Juga: Diikat Ditembok, Maling Motor Saat Banjir di Depok Ditelanjangi
5. Pantau pemberitaan
Saat banjir biasanya ada berbagai informasi mengenai pengungsian atau bantuan yang diberikan oleh pemerintah. Oleh karena itu tetap pantau pemberitaan. Jika belum mendapatkan informasi mengenai hal tersebut, dapat menghubungi pihak berwajib yang bertugas mengatasi bencana. / Fajar Ramadhan
Berita Terkait
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih
-
KRL Siap Mengular Hingga Cigombong pada 2027, Target Lanjut Sampai Sukabumi
-
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Warga Kota Bogor Panic Buying, Stok Masker di Apotek Ludes
-
Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif
-
Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif