SuaraBogor.id - Ombak pasang yang terjadi pada Minggu (28/2/2021) malam menerjang ratusan warung yang berada di pesisir pantai Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Peristiwa ombak pasang terjang warung di Palabuhanratu itu terjadi pada pukul 20.30 WIB.
Pembina Balawista Kabupaten Sukabumi Asep Edom Saepuloh mengatakan, ombak menerjang barang-barang milik pedagang di warung pinggir pantai. Meja, kursi, dan barang-barang lain sempat berhamburan.
"Sejauh ini belum ada dampak kerusakan parah terhadap fasilitas dan warung warga di pesisir pantai," ujarnya dikutip dari sukabumiupdate.com. -media jaringan - Suarabogor.id, Senin (1/3/2021).
Asep Edom mengaku saat itu juga langsung melakukan patroli dan memberikan imbauan kepada masyarakat, terutama yang ada di pesisir pantai untuk tetap waspada.
"Sudah diimbau kepada masyarakat pesisir pantai. Diprediksi puncak tinggi gelombang bisa mencapai 4 meter. Bisa naik karena di pesisir pantai Citepus ini tidak ada tanggul penahan ombak," lanjutnya.
Asep Edom menyebutkan ada sekitar 100 warung warga yang terdampak, khususnya di sepanjang pesisir pantai Citepus Kebon Kalapa hingga Katapang Condong. Meski dampaknya tidak terlalu parah.
"Mudah mudahan tidak ada dampak yang lebih parah. Saat ini hanya kursi dan meja yang kena ombak, tapi tidak sampai menimbulkan kerusakan," terangnya.
Berita Terkait
-
Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih
-
Legislator Minta Polri Agar Usut Pengancaman Terhadap Ibu Almarhum Nizam Syafei
-
Kapolres Sukabumi di DPR: Ibu Tiri Sempat Tak Mengaku Aniaya Nizam Syafei
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Redam Penolakan Warga, Pemkot Bogor Ajak Warga Kayumanis Studi Banding ke China Soal PSEL
-
Lepas Jamaah Haji, Ketua DPRD Kota Bogor Titip Doa untuk Kesejahteraan Warga
-
Ahmad Aswandi Desak Pemkot Segera Sosialisasi PSEL di Kayumanis Lebih Luas: Warga Butuh Kejelasan
-
Anggota Linmas di Dramaga Tewas Tertimbun Longsor, Bupati Bogor Imbau Warga Waspada
-
Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok