SuaraBogor.id - Seorang pria diduga pelaku pembunuh mayat wanita asal Bandung di hotel berinisial M (17) diringkus polisi.
Pelaku bernama Revi diduga pelaku pembunuh mayat wanita asal Bandung di hotel pada akhir Februari 2021 lalu.
Satreskrim Polres Kediri Kota mengatakan, pihaknya telah meringkus pembununh wanita asal Bandung yang merupakan penghuni kamar 421 Hotel Lotus Garden Kota Kediri. Terduga pelaku berasal dari Bumi Wali Tuban.
Revi yang merupakan pelaku diringkus aparat gabungan dari Polres Kediri Kota dan Polres Kediri dari kamar kosnya di Desa Kwadungan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, sekitar pukul 16.00 WIB Kamis (4/3/2021).
Menurut keterangan Kepala Desa Kwadungan Abdul Khamid, Revi bukan asli warga setempat. Melainkan pendatang dari Tuban yang indekos di kos-kosan milik warga setempat, selama tiga bulan terakhir.
“Saudara Revi ini tinggal bersama seorang perempuan. Informasinya istri nya,” kata Abdul Khamid, usai melakukan pengecekan terhadap rumah kos milik Y, tempat dimana Revi tinggal, dikutip dari Beritajatim.com -media jaringan- Suara.com, Jumat (5/3/2021).
Diakui Abdul Khamid, apabila Y, selaku pemilik kos belum melaporkan penghuni baru tersebut. Padahal, biasanya apabila menerima penghuni anyar, setiap pengusaha melapor ke lingkungan atau ke desa.
Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Kediri Kota Kompol Kamsudi membenarkan adanya pengungkapan kasus pembunuhan terhadap M. Pihaknya akan menggelar press rilis, pada Jumat (5/3/2021) siang ini.
Diberitakan sebelumnya, wanita asal Kota Bandung ditemukan tewas di sebuah hotel yang berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapt. Wanita tewas di hotel itu diketahui berinisial M.
Baca Juga: Terduga Pelaku Pembunuh Gadis Bandung di Hotel Kediri Ditangkap Polisi
Dugaan sementara, M merupakan korban pembunuhan karena ditemukan beberapa luka di kepala bagian belakangnya cukup parah.
“Kondisi jenazah, dari visum luar ditemukan berlumur darah. Ada luka di bagian kepala belakang,” kata Kapolresta Kediri AKBP Eko Prasetya di lokasi kejadian, Senin (1/3/2021).
Berita Terkait
-
Viral Gaya Bicara Diduga Kajari Bandung 'Ngajak Ribut' Bikin Wartawan Naik Pitam
-
118 Gempa Guncang Bandung, BMKG Temukan Area Sumber Seismik Baru yang Belum Terpetakan
-
Menang di Kandang FC Seoul, Igor Tolic Beberkan Perjuangan Persib Jaga Keunggulan
-
Jadi MVP Persib vs FC Seoul, Teja Paku Alam Catat 5 Penyelamatan Penting
-
Cetak Gol ke Gawang FC Seoul, Ini Kondisi Julio Cesar Usai Sempat Ditandu Akibat Benturan Keras
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop
-
DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi PAD dalam Perubahan APBD 2026
-
IPB University dan BRIN Luncurkan Innobridge, Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi
-
KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN
-
Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung